Sinopsis
Bagi Abrian, hidup adalah penjara tanpa jeruji. Selama bertahun-tahun, ia adalah korbam tak kasat mata dari didikan keras ayahnya dan bayangan sempurna kakaknya, Morzak. Sang kakak adalah pahlawan yang di puja keluarganya, siswa berprestasi yang tak pernah salah. Namun, sebuah kecurigaan membawa Abrian ke sebuah rahasia kelam: Morzak, adalah seorang psikopat. Di dinding tersembunyi kamarnya, terpampang wajah-wajah siswa yang dianggap saingan dengan sebuah tanda silang merah. Abrian harus memilih tetap diam dan membiarkan sang kakak berbuat jahat, atau mengungkapkan kebenaran yang bisa menghancurkan keluarganya dan mungkin nyawanya sendiri?
Other Stories
Dua Mata Saya ( Halusinada )
Raihan berendam di bak mandi yang sudah terisi air hangat itu, dikelilingi busa berlimpah. ...
Impianku
ini adalah sebuah cerita tentang impianku yang tertunda selama 10 tahun ...
Wajah Tak Dikenal
Ketika Mahesa mengungkapkan bahwa ia mengidap prosopagnosia, ketidakmampuan mengenali waja ...
Tertipu Atau Terlalu Berharap
Seorang mahasiswa yang sedang menempuh perkuliahan di salah satu kampus ternama di wilayah ...
Awan Favorit Mamah
Mamah sejak kecil sudah ditempa kehidupan yang keras, harus bekerja untuk bisa sekolah, tu ...
Hati Yang Terbatas
Kinanti mempertahankan cintanya meski hanya membawa bahagia sesaat, ketakutan, dan luka. I ...