Sinopsis
Liburan—antara tawa dan air mata. Birru dan Bening, saudara kembar yang harus berpisah sejak orang tua mereka bercerai, tak pernah benar-benar bisa tumbuh bersama. Hanya saat liburan sekolah, mereka kembali mengukir kenangan—menyimpannya dalam tawa, cerita-cerita kecil, dan jepretan kamera.
Namun, siapa sangka di balik kebahagiaan itu perlahan muncul bayang-bayang tragedi. Kejanggalan datang satu per satu: Bening semakin mudah tertidur—terlalu lama untuk sekadar disebut lelah. Hingga pada suatu hari – saat hujan turun, sebuah kejadian membuatnya pingsan dan jatuh ke dalam koma.
Hasil pemeriksaan mengungkap luka lama di kepalanya—jejak masa lalu yang hampir terlupakan. Ayah, Ibu, dan Birru pun dipaksa berhadapan dengan rasa bersalah, penyesalan, dan kenyataan bahwa ada hal-hal yang dulu mereka abaikan. Liburan yang seharusnya menjadi ruang pulang, berubah menjadi perjalanan menghadapi luka.
Other Stories
Institut Tambal Sains
Faris seorang mahasiswa tingkat akhir sudah 7 tahun kuliah belum lulus dari kampusnya. Ia ...
Cerella Flost
Aku pernah menjadi gadis yang terburuk.Tentu bukan karena parasku yang menjaminku menjadi ...
Balada Cinta Kamilah
Sudah sebulan Kamaliah mengurung diri setelah membanting Athmar, pria yang ia cintai. Hidu ...
Broken Wings
Bermimpi menjadi seorang ballerina bukan hanya tentang gerakan indah, tapi juga tentang ke ...
Harapan Dalam Sisa Senja
Apa yang akan dalam pikiran ketika dinyatakan memiliki penyakit kronis? Ketika hidup berg ...
Mr. Perfectionist
Arman dan Audi sebenarnya tetangga dekat, namun baru akrab setelah satu sekolah. Meski ser ...