Cuti Untuk Pikiran

Reads
266
Votes
0
Parts
6
Favorite
Report
Sinopsis

Kamu mungkin tidak kekurangan tempat untuk dituju, tapi sering kekurangan ruang untuk benar-benar berhenti. Di tengah notifikasi yang tak pernah habis, rapat yang menumpuk, dan rutinitas yang menelan hari, “liburan” kerap terasa seperti sesuatu yang jauh—harus menunggu cuti, menunggu tanggal merah, menunggu dompet aman.

Buku Cuti untuk Pikiran mengajak kamu melihat liburan dari sudut yang lebih sunyi: liburan sebagai keadaan batin. Bukan soal pergi, melainkan soal pulang—pulang ke tenang, tidur yang memulihkan, napas yang panjang, mandi yang menyadarkan, dan keberanian mencoba hal baru yang sederhana.

Mini buku ini adalah teman kecil untuk melambat. Untuk mengambil jeda tanpa rasa bersalah. Untuk mengingat bahwa bahkan di hari biasa, kamu tetap berhak beristirahat—dan hidupmu tidak harus selalu dikejar-kejar.

Tags
cutipikiranpsikologsudutpandangrahandadewasaremajakantortenangtidurmilenialgenZtipstrik
Share:
Other Stories
Kidung Vanili

Menurut Kidung, vanili memiliki filosofi indah: di mana pun berada, ia tak pernah kehilang ...

Susan Ngesot

Reni yang akrab dipanggil Susan oleh teman-teman onlinenya tewas akibat sumpah serapah Nat ...

Lombok; Tanah Surga

Perjalanan ini bukan hanya perjalanan yang tidak pernah diduga akan terjadi. Tetapi menjad ...

Nafas Tahun Baru

Maren pindah ke apartemen kecil di lantai paling atas sebuah gedung yang hampir kosong men ...

Hompimpa Alaium Gambreng!

Dalam liburan singkat di sebuah vila pegunungan, Jibon dan teman-temannya berniat menghidu ...

Sayonara ( Halusinada )

Raga berlari di tengah malam, tanpa sekalipun menengok ke belakang. Ia kelalahan hingga te ...

Download Titik & Koma