Reuni

Reads
1.9K
Votes
0
Parts
9
Vote
Report
Penulis Nie

Prolog

“Jangan membuat kami sial, jika kau tidak ingin kami buat sial juga.”
Suara itu berkali-kali terdengar di telinga keenam orang kini melingkar di kegelapan. Tidak ada yang bisa mereka perbuat karena ketakutan menjalari tubuh mereka.
Tidak jauh dari mereka terlihat tiga sosok yang tidak bisa didekripsikan bantuknya.
Kabut tebal, meleleh dan berbulu. Ditambah bau anyir yang menusuk hidung mereka.
Ruangan yang gelap dan hanya lampu kamera yang menyala menyorot kegiatan mereka.
”Jangan ingat! Jiwa kalian bersama kami dan akan selamanya bersama kami.”
Cahaya putih datang menghampiri mereka dan mereka lenyap dengan cahaya yang datang itu, lenyap tak kembali.
“Kalian yang memulai dan kalian yang harus mengakhirinya. Semua tabir yang terbuka tidak akan bisa kembali lagi.”

Other Stories
The Museum

Mario Tongghost, penangkap hantu asal Medan, menjadi penjaga malam di Museum Bamboe Kuning ...

Just, Open Your Heart

Muthia terjebak antara cinta lama yang menyakitkan dan cinta baru dari bosnya yang penuh k ...

Seratus Juta Untuk Sebuah Restu

Sudah tiga tahun Nadia tidak pulang saat libur lebaran. Bukan karena sibuk. Bukan karena l ...

Membabi Buta

Mariatin bekerja di rumah Sundari dan Sulasmi bersama anaknya, Asti. Awalnya nyaman, namun ...

Hantu Dan Hati

Di tengah duka dan rutinitasnya berjualan bunga, seorang pemuda menyadari bahwa ia tidak s ...

The Unkindled Of The Broken Soil

Di dunia yang terpecah belah dan terkubur di bawah abu perang masa lalu, suara adalah keme ...

Download Titik & Koma