Aku
Aku hujan di lumbung hatinya.
Menyuburkan yang telah mati,
dan menjaga dari kerontang yang akan datang lagi.
Aku sejuk di antara kedua rusuknya.
Menjaga jantung hatinya.
Memastikan tak luka, hingga tetes darah dalam tubuhnya.
Aku angin di kemaraunya.
Menepikan panas, menggantikan gersang dan membawa awan pulang ke pangkuan hujan.
8 September 2018
Other Stories
Diary Anak Pertama
Sejak ibunya meninggal saat usianya baru menginjak delapan tahun, Alira harus mengurus adi ...
Buku Mewarnai
ini adalah buku mewarnai srbagai contoh upload buku ...
Cinta Buta
Marthy jatuh cinta pada Edo yang dikenalnya lewat media sosial dan rela berkorban meski be ...
Hafidz Cerdik
Jarum jam menunjuk di angka 4 kurang beberapa menit ketika Adnan terbangun dari tidurnya ...
People Like Us
Setelah 2 tahun di Singapura,Diaz kembali ke Bandung dengan kenangan masa lalu & konflik k ...
Mobil Kodok, Mobil Monyet
Seorang kakek yang ingin memperbaiki hubungan dengan anaknya yang telah lama memusuhinya. ...