Jatuh Untuk Tumbuh

Reads
3.6K
Votes
0
Parts
15
Vote
Report
Penulis Hana Larasati

Pada Jarak Yang Sengaja Ku Lipat

Dia tersenyum dalam ranum senja yang mulai menjingga. Lengkung tipis bibirnya, bak Tuhan mengukir semesta dalam bingkai manusia. Lalu Dia membuat matanya secemerlang air laut yang tersorot sinar surya.
Pada detik-detik ini, kuingat dengan jelas bagaiman Tuhan membawa semesta beriring dengan gelak tawanya. Teringat beberapa tahun ke belakang saat dia berjalan dengan lapang. Busung dadanya dan tegap badannya membuat semua mata terpana. Pada saat itu, kami belum mengenal cukup lama. Dia sosok yang asing, namun mampu memberi warna pada setiap makhluk yang bernyawa.
Sifat ramahnya pada sesama membuat sebagian wanita jatuh hati padanya. Namun, aku cukup bersyukur bahwa aku yang jadi pemenangnya. Dari semua wanita, akulah yang juara. Dan dari semua pria, dialah yang paling setia. Dengannya, semua air mata seolah diubah menjadi canda suka ria. Akankah suatu masa masih dia yang menemani hingga tutup usia.
Namun tanyaku dijawab cepat oleh semesta, si ramah itu mengidap gemophobia. Saat itu yang kurasakan hanya semestaku tidak lagi beredar dalam orbitnya. Bagaimana aku harus bersikap untuk ke depannya? Perasaan ingin meninggalkan berputar-putar di kepala. Aku terdiam cukup lama, hingga membuat air matanya jatuh pada penghujung senja.
Dia membebaskanku untuk memilih apa pun yang kumau, namun aku bisa melihat di dasar matanya bahwa dia sama sekali tidak ingin aku berlalu. Bagaimana sekarang? Apa yang harus aku lakukan, Tuhan?
Trauma masa lalu membuatnya semakin kelabu. Teriakan itu menggema keras dalam kepalanya. Jerit ibunya dan kisah ayahnya membuatnya tak ingin mengenal cinta.
Dia bersandar lesu di pundakku. Tetes-tetes air matanya membasahi bahuku. Jika biasanya wanita yang butuh pundak pria untuk menghilangkan sesaknya, hari ini priaku yang bersandar pada dasar pundakku dalam sedu. Pada jarak yang coba kulipat, aku berhenti memaksa perasaanku dan membiarkanya terbang bersama awan. Kubiarkan ia menemukan kembali kepercayaannya pada seseorang. Lalu biarkan ia menemukan kepercayaan dirinya. Aku tidak akan memaksa lagi, maka dari itu aku akan berlalu pergi. Pergi sebagai wanita yang mengasihinya dan tetap menemani sebagai sahabat yang paling menyayanginya.

Other Stories
Rana Takdir

"Sejarah tidak pernah ditulis oleh mereka yang hanya melihat. Sejarah ditulis oleh mereka ...

Membabi Buta

Mariatin dan putrinya tinggal di rumah dua kakak beradik tua yang makin menunjukkan perila ...

hjskjdhueysnajkhdHHfhdhffowdwddcnnnnnnnnnnnnnnnndhlwhe;ofh becccccccc 3on4qnmofjinv,hi843 ...

Susan Ngesot Reborn

Renita yang galau setelah bertengkar dengan Abel kehilangan fokus saat berkendara, hingga ...

Camara Derie

Zola mendapat informasi mengenai sanak saudara yang masih hidup. Ia memutuskan untuk menem ...

Pucuk Rhu Di Pusaka Sahara

Mahasiswa Indonesia di Yaman diibaratkan seperti pucuk rhu di Padang Sahara: selalu diuji ...

Download Titik & Koma