Sinopsis
Kamu pasti pernah lelah akan kehidupan? Bahkan sampai di titik ingin mengakhirinya? Sepertinya kamu perlu berteman dengan Yura di sini.
"Jika Kebahagiaan itu bisa dibeli, maka aku akan membelinya."
Di tengah kondisi hidup Yura yang semakin prihatin, Tuhan mempertemukannya dengan seorang Kakek penjual gelang karet dan Anak kecil Manis yang Membuka Jasa Teman Cerita, lewat perantara Givano, Sepupu Yura.
Karet gelang yang Yura beli dari seorang Kakek bukan karet biasa, baginya seseorang atau sesuatu mengirimkan hadiah berupa karet ini, karet gelang yang mengajarinya banyak hal, yang menemani Yura pula saat berproses menggapai mimpinya menjadi seorang Penulis Berita.
Tak disangka, saat peluang itu tumbuh, Yura malah menjauh, Redaksi yang membuka lowongan penulis berita adalah sebuah Redaksi CT yang dulu telah membuat berita asal-asalan tentang dirinya dan Adiknya saat sedang sakit. Dan kini, saat Adiknya telah tiada meninggalkannya juga Yura semakin yakin, bahwa semua hidupnya berisi tentang kehilangan. Sampai suatu hari dia meyakini bahwa detik itu adalah hari terakhir dalam kalender sedihnya, karena sebentar lagi dia akan mengakhiri hidup.
Other Stories
Harapan Dalam Sisa Senja
Apa yang akan dalam pikiran ketika dinyatakan memiliki penyakit kronis? Ketika hidup berg ...
Liburan Yang Menelanjangi Kami
Tujuh mahasiswa BAKOR-UNAS memilih merayakan kebebasan selepas UAS dengan cara yang tampak ...
Bagaimana Jika Aku Bahagia
Sebuah opini yang kalian akan sadari bahwa memilih untuk tidak bahagia bukan berarti hancu ...
Di Bawah Atap Rumah Singgah
Vinna adalah anak orang kaya. Setelah lulus kuliah, setiap orang melihat dia akan hidup me ...
Way Back To Love
Karena cinta, kebahagiaan, dan kesedihan datang silih berganti mewarnai langkah hidup ki ...
Seratus Juta Untuk Sebuah Restu
Sudah tiga tahun Nadia tidak pulang saat libur lebaran. Bukan karena sibuk. Bukan karena l ...