Agum Lail Akbar

Reads
309
Votes
0
Parts
3
Vote
Report
agum lail akbar
Agum Lail Akbar
Penulis Desi Eka Tama

3. Untukmu Ibu Yang Memiliki Anak Istimewa

Teruntuk semua ibu di mana pun berada yang memiliki anak ISTIMEWA, jangan kurung mereka. Mereka berhak atas kehidupan yang selayaknya. Mereka berhak atas pengakuan bahwa kau mencintainya, mereka berhak atas kasih sayang seperti anak-anak normal lainnya. Bahkan karena mereka lebih istimewa, maka berikan yang lebih dari kasih sayang sewajarnya. Wahai ibu yang masih mengurung anakmu di rumah, yang masih takut mengenalkan anakmu pada dunia, bahkan yang malu memperlihatkan pada dunia tentang anakmu yang luar biasa. Tidak ada satu anak pun yang ingin terlahir berbeda, mereka ingin diperlakukan sama. Yang membedakan mereka hanya manusia, karena di mata Allah justru mereka lebih mulia. Wahai ibu yang masih menangis meratapi nasib karena diberi anak istimewa, ikhlaslah. Semua sulit jika kau tidak mau menerimanya. Karena dengan ikhlas, Allah akan tunjukkan jalan untukmu membesarkannya.
Wahai ibu yang masih memarahi anakmu karena bertingkah di luar kendali, sayangilah mereka. Didik mereka dengan sabar dan kasih, dengan doa dan usaha, karena semua lelahmu akan digantikan surga. Wahai ibu yang masih membanding-bandingkan anakmu dengan anak normal lainnya, percayalah mereka adalah pemberian Allah yang tidak ada bandingannya, karena tidak akan pernah sama jika kau menyamakan nya dengan anak yang biasa saja. Mereka adalah anak luar biasa dan kau pun sekiranya dapat mensyukurinya. Wahai ibu yang masih berdiam diri di rumah, tidak menyekolahkan anakmu dan membiarkannya hanya bisa sewajarnya, pergilah keluar! Cari informasi tentang pendidikan anak berkebutuhan khusus. Allah sudah menciptakannya, maka Allah pasti akan jamin semua biaya yang kau keluarkan untuk mengurusnya.
Wahai ibu yang masih menangis saat melihat anakmu tak sama dengan anak lainnya, tersenyumlah, berbahagialah! Dia lah pelita cahayamu nanti di Padang Mahsyar. Saat nanti kau tersesat, dia lah yang akan mencarimu dan mengajakmu masuk ke dalam surga bersamanya. Apalah arti dunia, dunia tempat yang kita singgahi sementara. Wahai ibu yang masih mendengarkan cibiran orang-orang di luar sana, rubahlah semua cibiran itu, didik anakmu menjadi anak berprestasi, karena mereka pasti bisa melakukan yang lebih jika kau yakin padanya. Orang tua adalah rumah pertama, di mana dia merasa dicintai, dan cinta yang membuat dia menjadi bisa lebih baik dari anak normal lainnya.
Dan untukmu ibu yang sudah menerima anakmu dengan suka cita, terima kasih karena dengan kasih sayang dan keyakinanmu, anakmu akan menjadi anak yang ISTIMEWA.

Other Stories
Setinggi Awan

Di sebuah desa kecil yang jauh dari hiruk-pikuk kota, Awan tumbuh dengan mimpi besar. Ia i ...

Hopeless Cries

Merasa kesepian, tetapi sama sekali tidak menginginkan kehadiran seseorang untuk menemanin ...

Kala Cinta Di Dermaga

Saat hatimu patah, di mana kamu akan berlabuh? Bagi Gisel, jawabannya adalah dermaga tua y ...

Filosofi Sampah (catatan Seorang Pemulung)

Samsuri, seorang pemulung yang kehilangan istri dan anaknya akibat tragedi masa lalu, menj ...

Keluarga Baru

Surya masih belum bisa memaafkan ayahnya karena telah meninggalkannya sejak kecil, disaat ...

Cinta Di Balik Rasa

memendam rasa bukanlah suatu hal yang baik, apalagi cinta!tapi itulah yang kurasakan saat ...

Download Titik & Koma