Cinta Buta

Reads
1.7K
Votes
0
Parts
9
Vote
Report
Penulis Iesye Martini

9. Keputusan

Assalamu‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh… Edo yang disayang Allah, untuk mendapat suami aku mohon bolak balik pada Allah agar memberi suami yang saleh yang bisa menjadi imam yang baik dan bisa menjalankan rumah tangga yang sakinah mawaddah wa rahmah. Lalu tidak lama kemudian kita bertemu dan saling jatuh cinta.
Aku percaya sepenuhnya dengan apa yang kamu katakan dan aku berharap banyak . Lama-lama banyak hal yang aku rasa aneh dari dirimu dan kini silakan perhatikan apa yang aku kirimkan padamu Edo. Aku tahu siapa kamu, aku tidak seharusnya menyesal bertemu denganmu karena Allah sudah mengatur demikian. Ini kukirim kembali semua foto sehingga aku tahu kebohonganmu. Satu yang harus kamu tahu, kamu laki-laki paling tidak berguna untukku, laki-laki yang tidak ada harganya. Pendusta dan tega melakukan ini padaku yang begitu baik padamu. Aku blok media sosialmu, aku blok WA-mu. Tidak usah kau jelaskan, cukup jelas! Tidak layak kamu berteman denganku. Cukup sekian.
Wassalam
Air mata kesal dan kecewa serta tersakiti terus mengalir dari kedua belah mata cantik Marthy. Allah maha baik, ini pasti ada manfaatnya buatnya.
Ditutupnya jendela WA lalu dia mengambil Al Qur’an dan mengalunkan surah Ar Rahman untuk menghibur hatinya. “Nikmat Allah mana lagikah yang engkau dustakan” itulah ayat yang diulang tiga puluh satu kali di Ar Rahman. Ayat-ayat yang menenangkan hatinya. Lalu dia masuk ke kamar tidur, menyalakan AC lalu tidur.

Other Stories
Kado Dari Dunia Lain

Kamu pasti pernah lelah akan kehidupan? Bahkan sampai di titik ingin mengakhirinya? Sepert ...

Haruskah Bertemu?

Aku bertemu dengan wanita di gerbong yang sama dengan satu kursi juga. Dia sangat riang se ...

Tes

tes ...

Ijr

hrj ...

Devils Bait

Berawal dari permainan kartu tarot, Lanasha meramal kalau Adara, Emily, Alody, Kwan Min He ...

Hotel Tanpa Cermin

Kala memilih menetap sementara di sebuah hotel yang terasa berbeda dari tempat-tempat yang ...

Download Titik & Koma