1. Your Beautiful Smile
@FA Selamat Pagi Indonesia! Selamat Berkarya, bidikkan lensamu untuk menangkap indahnya alam Indonesia #semangat pagi.
Pras membaca mention dari kantornya yang ditujukan pada dirinya dari akun Twitter-nya.
Tapi bukan mention Twitter yang menarik hatinya, sebaliknya Pras terpincang-pincang segera membuka jendela kamar yang terletak di lantai 2 itu.
Buat Pras ada yang paling menarik setelah tiga bulan terakhir ini. Aktivitasnya bertambah menjadi tukang intip dari balik jendela kamarnya yang nyaman.
Bahkan Pras sudah memasang teleskop untuk bisa memandang detail seorang perempuan muda yang Pras tahu bernama Gadis.
Berawal dari sebuah pagi, saat Pras membuka jendelanya dari seberang rumah mewahnya ada sebuah gang masuk menjorok ke perkampungan, tiba-tiba muncul Gadis dengan baju sporty, jeans dan tas ransel semi feminim yang menambah manis penampilannya.
Wajah Gadis berlesung pipi, berambut panjang jatuh lurus, berkulit putih dengan sinar mata yang bersinar, tanpa sengaja telah membuat Pras yang seumur hidup belum pernah jatuh hati terhadap kaum hawa mendadak panas dingin tidak karuan.
Pras menyukainya pada first sight.
Pras sangat menyukai Gadis, walau Gadis tidak pernah akan tahu kalau ada seorang malaikat yang telah menyelamatkan hidupnya.
Dan Gadis tidak pernah sadar, ada sebentuk cinta yang sebenarnya lebih dari segalanya tertanam dalam hati Pras.
***
Dari balik jendela rumahnya pada jam yang sama, 06.30 wajib baginya untuk menatap suatu keindahan yang menyentuh kalbunya.
Di jam tersebut muncul seorang wanita muda fresh graduate lulusan salah satu universitas dengan senyum pagi menyongsong masa depan.
Dengan baju-baju casual-nya, Gadis berangkat ke kantor.
Bekerja sebagai seorang jurnalis di salah satu media cetak, dengan jam kerja yang carut marut dan date line tampaknya enjoy dijalani.
Tetap pukul 06.30 Gadis harus berangkat dan pulang tanpa jam yang jelas! Bahkan bisa pagi kalau harus meliput kejadian-kejadian on air. Bahkan siap setiap saat bila harus meliput di luar kota.
Tampaknya Gadis menikmati setiap perjalanan pekerjaannnya dengan semangat!
Pras sangat menikmati gadis berambut panjang jatuh terurai itu, dandanan yang natural, alis tebal yang memikat. Di matanya, Gadis sangat sempurna di setap pagi.
Dari balik jendela rumah megahnya di tingkat dua, debar jantung Pras berloncat-loncatan tanpa jelas.
Hanya dengan menatap saat berangkat sang gadis di pagi hari, dan menunggu saat-saat dia pulang kerja kadang menimbulkan rasa was-was tersendiri bagi Pras.
Perasaan khawatir yang tiba-tiba menyelimutinya, seakan takut sang gadis yang dipujanya mengalami kesulitan tanpa dia bisa berbuat apa-apa.
Senyum Gadis telah membuat Pras jatuh cinta.
Other Stories
Tiada Cinta Tertinggal
Kehadiran Aksan kembali membuat Tresa terusik, teringat masa lalu yang ingin ia lupakan, m ...
Harapan Dalam Sisa Senja
Apa yang akan dalam pikiran ketika dinyatakan memiliki penyakit kronis? Ketika hidup berg ...
Cahaya Dalam Ketidakmungkinan
Nara pernah punya segalanya—hidup yang tampak sempurna, bahagia tanpa cela. Hingga suatu ...
Misteri Kursi Goyang
Rumah tua itu terasa hangat, sampai kursi goyang mewah dari tetangga itu datang. Saretha d ...
315 Kilometer [end]
Yatra, seorang pegawai kantoran di Surabaya, yang merasa jenuh dengan kehidupan serba hedo ...
Petualangan Di Negri Awan
seorang anak kecil menemukan negeri ajaib di balik awan dan berusaha menyelamatkan dari ke ...