Suara Dari Langit

Reads
4.3K
Votes
0
Parts
20
Vote
Report
Penulis Nina Rahayu Nadea

19. Selingkuh

Malam itu Alex begitu gelisah. Perkataan Nola beberapa waktu lalu begitu mengusik hatinya. Tuduhan tak berbukti yang diarahkan padanya telah menyebabkan hidupnya tidak tenang. Sejujurnya ia begitu bersalah dan mengakui bahwa ia belum bisa membahagian Mia, istrinya. Janji yang baru saja terlontar pada istrinya, janji untuk selalu seia sekata dan memutuskan kembali pulang ke rumah adalah pilihan mereka berdua. Alex menyesal telah percaya pada omongan orang yang belum tentu kebenarannya.
Alex banyak menyalahkan dirinya. Berulangkali merasakan kekesalan dan perasaan bersalah yang begitu banyak. Sadar bahwa beberapa minggu sebelum pernikahan ia memang begitu tak percaya pada Mia, calon istriya. Bermula ketika saat itu sedang jalan-jalan di suatu malam.
“Alex?”
“Pei.”
“Bagaimana kabarmu, Lex.”
“Baik.”
“Bahagia bertemu denganmu, Lex. Aku ingin sekali bersilaturahmi dengan keluargamu. Oh ya, bagaimana keadaan orang tuamu?”
“Baik.”
Alex tak menyangka bertemu dengan Pei. Bertahun-tahun tak bertemu dengannya dan kini ia bertemu dengan Pei. Alex nyaris tak mengenalnya. Pei yang dulu kaku, pendiam, tak jarang bicara. Kini begitu supel bergaul dan malah banyak ngobrol dengannya. Sebenarnya bukan maksud hati Alex untuk menjauhi Pei selama ini, tapi yang dijaganya adalah perasaan Pei sendiri. Alex tahu, hubungan orang tua mereka memang tidak harmonis. Apa pun yang ia katakan pada Pei selalu membuat Pei salah terima. Dan Alex memutuskan untuk tidak terlalu dekat dengan Pei. Biarlah mereka saling berjauhan tanpa ada masalah. Yang penting baginya saling menghormati dan menghargai.
Kini Alex bertemu dalam keadaan yang berbeda. Lama tak bertemu telah membuat Pei begitu dewasa. Mendengarkan apa yang dikatakan dan diucapkan Pei begitu jauh dari sangkaannya. Semenjak itu, Alex mulai berkomunikasi dengan Pei.
Hingga suatu malan Pei mengajaknya bertemu.
“Ada apa?”
“Aku sebenarnya tak mau mengatakan ini padamu, tapi aku sayang padamu dan tak mau membuatmu kecewa di hari nanti.”
“Perkara apa, Pei? Aku sedang repot. Urusan pernikahanku masih banyak yang belum beres.”
“Justru itulah. Ini menyangkut pernikahanmu yang...”
Pei diam menggantungkan kalimatnya di ujung lidah. Dan itu semakin membuat Alex bertanya. Gerangan apa yang disembunyikan Pei?
“Ada apa Pei? Bicaralah.”
“Tapi aku tak mau kau marah padaku. Kau menjadi kecewa karena ucapanku.”
“Memangnya ada apa?”
“Datanglah ke rumah ini jam 8 malam. Besok.”
“Ceritalah Pei?”
“Besok kau akan tau apa yang sebenarnya terjadi.”
Sebenarnya Alex tak mau datang ke rumah yang ditunjukkan oleh Pei, apalagi ia begitu repot dengan persiapan pernikahannya. Tapi ingat akan kata-kata Pei, bahwa ini menyangkut hidupnya, menyangkut pernikahannya, dengan ragu Alex mengikuti apa yang diucapkan Pei.
Beberapa meter mobilnya parkir di tempat yang tersembunyi, sesuai dengan apa yang dikatakan Pei. Beberapa lama tak ada apa-apa. Tapi kemudian ia terhenyak ketika melihat sebuah mobil yang datang. Mobil Mia. Buat apa dia kemari malam-malam? Pantaslah kuajak untuk ke luar tidak mau. Rupanya dia ada acara pribadi. Guman Alex. Matanya tak berkedip memandang mobil Mia yang meluncur dan masuk ke sebuah rumah.
“Mia,” seorang laki-laki membuka pintu. Merangkul Mia yang baru saja datang, dan Mia pun membalas rangkulan laki-laki itu.
“Apa kabar? Aku kangen sekali,” Mia berkata tanpa melepas rangkulannya.
“Ayo kita di dalam. Biar enak ngobrolnya.”
Alex begitu panas. Ada cemburu yang begitu besar melihat mereka berangkulan. Apalagi ketika untuk beberapa lama rumah itu sepi, seperti tiada kegiatan di dalam rumah. Pastilah mereka sedang berduaan di dalam, melakukan kegiatan yang tidak benar. Alex membatin.
Dengan kemarahan yang besar, Alex meninggalkan rumah itu. Rumah yang menyimpan misteri. Hatinya benar-benar sakit karena menganggap Mia telah berselingkuh. Benar apa yang dikatakan Pei, ternyata Mia bukanlah wanita yang baik, ia sudah salah menilai orang. Tapi mengapa Mia dengan tega menyakiti hatinya di saat pernikahan sebentar lagi akan berlangsung? Dan kemudian semua masalah itu Alex ceritakan pada Pei yang selalu setia mendengarkan keluh kesahnya.
Dan ketika Alex berbicara. Pei hanya tersenyum mendengarkan cerita Alex dengan seksama.
“Aku sudah tau,” ucap Pei ringan.
“Sudah tau?”
“Ya. Mia memang seperti itu. Kirain sekarang sudah berubah, masih saja binal dan genit, bermain dengan banyak laki-laki. Tapi kebiasaannya tetap, mudah gonta-ganti pasangan. Kau telah dibohongi. Jangan percaya pada wanita, Lex. Aku menyayangkan keputusanmu untuk menikahi Mia. Mia itu bukan gadis yang baik. Mia tak cocok untukmu.”
“Tapi aku terlalu cinta padanya, Pei. Tak sanggup berpisah dengannya,” Alex menghapus wajah. Diteguknya beberapa bir yang sengaja dikasih Pei, untuk meringankan beban batin.
“Kamu sakit oleh wanita, obatnya hanya satu.”
Alex menatap Pei.
“Bermain dan bersenanglah dengan wanita. Aku punya pasangan yang cocok untukmu,” Pei berbisik. “Orangnya asyik dan pasti seru. Bermainlah dengannya. Pasti membuatmu menggelinjang. Haha…”
“Sial kau Pei. Mana fotonya? Siapa namanya?”
“Penasaran yah? Sabar... sabar,” Pei membuka tasnya. “Hesty namanya. Nih fotonya. Cantik kan?”
“Ingat, bermainlah dengan cantik.”
“Sekarang?”
“Sekarang lagi di luar kota. Pokoknya nanti kalau sudah ada. Pasti kukabarin.”
“Sip.”
Perasaan sakit akibat perbuatan Mia menyebabkan pribadi Alex berubah. Ia menjadi seorang yang pemarah. Mulai bermain dengan alkohol pemberian Pei. Tak hanya itu, ia mulai bermain dengan banyak wanita. Melampiaskan kekesalannya agar hatinya dapat kembali puas dan puas. Hesty adalah perempuan yang membuat Nola begitu marah, begitu benci pada Alex.
***

Other Stories
Anak Singkong

Sebuah tim e-sport dari desa, "Anak Singkong", mengguncang panggung nasional. Dengan strat ...

Kk

jjj ...

Hopeless Cries

Merasa kesepian, tetapi sama sekali tidak menginginkan kehadiran seseorang untuk menemanin ...

Susan Ngesot Reborn

Renita yang galau setelah bertengkar dengan Abel kehilangan fokus saat berkendara, hingga ...

Pertemuan Di Ujung Kopi

Dari secangkir kopi yang tumpah, Aira tak pernah tahu bahwa hidupnya akan berpapasan kemba ...

Kenangan Indah Bersama

tentang cinta masa smk,di buat dengan harapan tentang kenangan yang tidak bisa di ulang ...

Download Titik & Koma