Jodoh Nyasar Alina

Reads
1.2K
Votes
0
Parts
10
Vote
Report
Penulis Moycha Zia

Chapter 6 Kencan Buta Di Kolam Lele

Sore itu, suasana di rumah Nyak lebih tenang. Tiga abang Alina sedang tidur siang. Nyak menyuruh Alina dandan rapi karena calon kelima, bernama Bambang, akan datang.

Nyak, "Alina, ayo keluar. Calon kamu sudah datang. Kali ini serius, orangnya suka memancing, jadi hidupnya tenang."

Alina, "Mancing? Jangan-jangan dia datang bawa jala ikan, Nyak."

Nyak, "Hush! Mana ada. Bambang itu orangnya kalem."

Alina dan Nyak keluar. Terlihat seorang pria dengan topi pancing, baju kaus bergambar ikan lele, dan celana selutut. Ia sedang duduk di pinggir kolam lele milik Pak RT, persis di seberang rumah Nyak.

Bambang melambaikan tangan, "Bu! Nona! Sini! Kolam lelenya banyak ikannya!"

Nyak dan Alina saling pandang. Ternyata dugaannya benar, calonnya datang membawa alat pancing.

Nyak, "Bambang, kok kamu mancing di kolam Pak RT?"

Bambang, "Ya, Bu. Mancing itu hobi saya. Biar hidup tenang. Kalau lagi pusing, saya langsung mancing. Nanti kalau sudah punya istri, saya mau mancing bareng istri saya."

Alina menahan tawa. Ia membayangkan dirinya kencan pertama di kolam lele. Rasanya seperti jadi umpan.

Nyak, "Oh, bagus itu! Alina, kamu dengerin. Calonmu romantis. Dia mau mancing sama kamu."

Alina protes, "Nyak, romantis apaan? Ini di kolam lele, Nyak. Baunya amis."

Bambang, "Bentar, Nona. Saya mau kasih unjuk hasil tangkapan saya. Ini lho, ikan lele paling besar di kolam ini. Tadi saya janji sama Pak RT, kalau saya dapat mau kasih ikan lelenya."

Bambang dengan bangga mengangkat sebuah ember berisi ikan lele super besar. Ikan lele itu masih hidup, dan melompat-lompat di dalam ember.

Bambang, "Nona, lihat ini! Ini lho, ikan lele. Cantik, kan? Matanya bulat, kulitnya licin. Kayak saya, kan?"

Alina dan Nyak hanya bisa terdiam. Keduanya tidak tahu harus berkata apa. Bambang sibuk mengangkat lele itu, sementara lele itu melompat-lompat sedang berusaha kabur. Tiba-tiba, lele itu berhasil melompat keluar dari ember.

Bambang, "Ya ampun! Lele saya kabur! Awas, jangan sampai nyasar!"

Lele itu melompat-lompat ke arah teras rumah Nyak. Alina dan Nyak terkejut. Tiba-tiba, tiga abang Alina keluar dari rumah. Mereka melihat ikan lele yang melompat-lompat, dan langsung berteriak kegirangan.

Rahmat berteriak, "Woi, ada lele! Tangkep!"

Tiga abang itu langsung mengejar lele itu. Rahmat pura-pura kesurupan ikan, Ridwan menggunakan joran pancingnya untuk mengejar lele itu, dan Rizky langsung mengambil ceweknya dan pura-pura menggendongnya sambil teriak, "Hantu Lele! Hantu Lele!"

Nyak terkejut, "Astaga! Kalian ini kenapa sih?"

Bambang yang melihat kekacauan itu langsung terkejut. Ia tidak menyangka keluarganya Alina begitu aneh. Ikan lele yang berhasil ditangkap oleh Ridwan, lalu diberikan kepada Bambang. Namun, lele itu menggigit tangan Bambang.

Bambang meringis, "Aduh! Sakit! Lele ini nakal! Saya nggak mau nikah sama keluarga aneh! Saya pamit!"

Bambang langsung lari, meninggalkan ember berisi lele dan joran pancingnya. Tiga abang Alina yang berhasil menggagalkan kencan itu langsung bersorak kegirangan. Sementara Nyak, ia hanya bisa memijat pelipisnya. Calon menantunya lagi-lagi kabur karena tingkah konyol anak-anaknya.

Nyak, "Alina, kamu lihat kan? Gara-gara abang-abangmu, calonmu kabur lagi! Ini semua salah kamu!"

Alina, "Salah Alina? Nyak yang jodohin, kenapa Alina yang disalahkan?"

Nyak, "Ya, karena kamu nggak bisa bikin cowok-cowok itu tertarik! Pokoknya Nyak nggak mau tahu! Kamu harus nikah bulan depan! Kalau nggak, Nyak bakal panggil dukun!"

Alina mendesah hanya bisa pasrah. Ia tahu, Nyak tidak main-main dengan ancamannya. Ia hanya bisa berdoa, semoga jodoh yang Nyak cari, tidak aneh lagi seperti lele itu, eh maksudnya si Bambang.

Other Stories
Mr. Perfectionist

Arman dan Audi sebenarnya tetangga dekat, namun baru akrab setelah satu sekolah. Meski ser ...

Institut Tambal Sains

Faris seorang mahasiswa tingkat akhir sudah 7 tahun kuliah belum lulus dari kampusnya. Ia ...

Death Cafe

Sakti tidak dapat menahan diri lagi, ia penasaran dengan death cafe yang selama ini orang- ...

Dream Analyst

Dream Analyst. Begitu teman-temannya menyebut dirinya. Frisky dapat menganalisa mimpi sese ...

Sumpah Cinta

Gibriel Alexander,penulis muda blasteran Arab-Jerman, menulis novel demi membuat mantannya ...

Pesan Dari Hati

Riri hanya ingin kejujuran. Melihat Jo dan Sara masih mesra meski katanya sudah putus, ia ...

Download Titik & Koma