Epilog
Semua telah menjadi halal dan semua telah menjadi sah untuk dimiliki satu sama lain. Devi dan Dimas tidak perlu lagi malu sekarang untuk saling menggengam tangan dan tersenyum saling memandang wajah bebas.
Ijab qobul pagi tadi telah menyatukan mereka dari perbuatan yang haram menjadi halal dalam ibadah.
Tamu yang diundang tidak terlalu banyak, hanya saudara-saudara, para sahabat, rekan kerja, anak-anak yatim dan dhuafa melewati resepsi dengan kekeluargaan. Tak ada lagi pesta mewah hura-hura ala selebritis yang sempat Devi inginkan.
Yah, waktu itu dia ingin pernikahan bak selebritis, tapi semua terkikis begitu saja. Yang pasti sekarang hatinya begitu hangat, genggaman tangan Dimas menjalari hatinya, membuat wajahnya memanas merona merah penuh bahagia.
Siapa wanita yang tidak iri dengan ketampanan Dimas yang kelihatan penuh wibawa dan sangat menyanjung Devi, tak sedikitpun memberi kesempatan dirinya untuk melihat gadis lain yang mungkin lebih menarik dari Devi yang saat ini dibalut kebaya jilbab berwarna broken white dengan ornamen bunga-bunga mawar putih di kerudungnya.
Tapi Devi memang memancarkan kecantikan yang sesungguhnya, walau tidak memakai make up yang sangat tebal malah sebaliknya natural.
“Ivana... Rifky...”
Devi tak menyangka akan kedatangan Ivana dan Rifky bersamaan, hatinya berdegup kencang. Untung Dimas menggenggam tangannya sehingga Devi bisa bersikap tenang, sebaliknya Dimas juga bisa mengontrol emosinya yang masih ingin memukul Rifky kalau ini bukan acara resepsi pernikahan.
“Devi, Dimas, selamat... maafkan kami...”
Devi memeluk Ivana dan membiarkan Ivana dan Rifky yang segera berlalu karena masih banyak yang mengantre untuk memberikan selamat.
Pada akhirnya memang Allah akan memberikan sesuatu yang terindah pada waktunya.
Other Stories
The Innocent
Rio terbangun di sebuah TKP pembunuhan. Ia menyimpulkan dirinya dan rekanya telah diserang ...
The Fault
Sebuah pertemuan selalu berakhir dengan perpisahan. Sebuah awalan selalu memiliki akhiran. ...
Pantaskah Aku Mencintainya?
Ika, seorang janda dengan putri pengidap kanker otak, terpaksa jadi kupu-kupu malam demi b ...
Di Luar Rencana
Hening yang tidak akur dengan Endaru, putrinya, harus pulang ke kampung halaman karena Ibu ...
Just, Open Your Heart
Muthia terjebak antara cinta lama yang menyakitkan dan cinta baru dari bosnya yang penuh k ...
Desa Seribu Sesajen
"Sukma yang datang, sukma yang pulang sebagai persembahan." Liburan semester enam mahasis ...