Sedikit Saja
“Ku hanya bisa membisu, selalu dalam diam.”
Bicaralah sedikit saja untuk menjelaskan apa yang tengah terjadi.
Bisakah waktu berbaik sedikit untuk mengerti kita?
Aku meminta maaf. Aku dan kamu berbeda.
Aku tahu semua kembali berakhir.
Dan sepertinya aku atau kamu segera meninggalkan kita.
Kembali pada yang berhak memiliki kita.
Dan semua tentang kita tak pernah akan menyakiti siapa pun.
karena semua memang tak pernah ada, itu hanya ilusi.
Other Stories
Kasih Ibu #1 ( Hhalusinada )
pengorbanan seorang ibu untuk putranya, Angga, yang memiliki penyakit skizofrenia. Ibu rel ...
Balada Cinta Kamaliah
Badannya jungkir balik di udara dan akhirnya menyentuh tanah. Sebuah bambu ukuran satu m ...
Arungi Waktu; Ombak Bergulung, Waktu Berderai—namun Jangkar Tak Pernah Ia Turunkan
Arunika pernah percaya bahwa hidup berjalan lurus, sepanjang rencana yang ia susun dengan ...
Bayangan Malam
Riel terus bereinkarnasi untuk keseimbangan Klan Iblis dan Klan Dewi. Tapi ia harus merela ...
Mereka Yang Tak Terlihat
Saras, anak indigo yang tak dipahami ibunya, hidup dalam pertentangan dan kehilangan. Saat ...
Hati Yang Terbatas
Kinanti termenung menatap rinai hujan di balik jendela kaca kamarnya. Embun hujan mengh ...