Sinopsis
Badannya jungkir balik di udara dan akhirnya menyentuh tanah. Sebuah
bambu ukuran satu meter diayunkannya ke belakang bahu. Matanya bak
elang, melirik sinis pada mereka yang kini sedang mengintarinya. Sungguh
lawan yang tidak sebanding. Sekumpulan para preman dengan kayu
balok di tangan beberapa orang dari mereka cukup mengerikan untuk
dilawan oleh satu orang; terlebih seorang gadis dengan balutan jilbab
menutupi rambutnya. Namun, tidak ada sedikit pun rasa takut maupun
getar pada diri gadis ini. Bak pendekar hebat ia menantang mereka hanya
bermodalkan bambu kecil di tangannya
Other Stories
Institut Tambal Sains
Faris seorang mahasiswa tingkat akhir sudah 7 tahun kuliah belum lulus dari kampusnya. Ia ...
Kota Ini
Plak! Terdengar tamparan keras yang membuat Jesse terperanjat dari tempat tidurnya. "S ...
Pahlawan Revolusi
tes upload cerita jgn di publish ...
Love Of The Death
Cowok itu tak berani menatap wajah gadis di sampingnya. Pandangannya masih menatap pada ...
Tilawah Hati
Terinspirasi tilawah gurunya, Pak Ridwan, Wina bertekad menjadi guru Agama Islam. Meski be ...
Anak Singkong
Sebuah tim e-sport dari desa, "Anak Singkong", mengguncang panggung nasional. Dengan strat ...