Sinopsis
Badannya jungkir balik di udara dan akhirnya menyentuh tanah. Sebuah
bambu ukuran satu meter diayunkannya ke belakang bahu. Matanya bak
elang, melirik sinis pada mereka yang kini sedang mengintarinya. Sungguh
lawan yang tidak sebanding. Sekumpulan para preman dengan kayu
balok di tangan beberapa orang dari mereka cukup mengerikan untuk
dilawan oleh satu orang; terlebih seorang gadis dengan balutan jilbab
menutupi rambutnya. Namun, tidak ada sedikit pun rasa takut maupun
getar pada diri gadis ini. Bak pendekar hebat ia menantang mereka hanya
bermodalkan bambu kecil di tangannya
Other Stories
Jaki & Centong Nasi Mamak
Jaki, pria 27 tahun. Setiap hari harus menerima pentungan centong nasi di kepalanya gara-g ...
Melinda Dan Dunianya Yang Hilang
Melinda seorang gadis biasa menjalani hari-hari seperti biasa, hingga pada suatu saat ia b ...
Kenangan Indah Bersama
tentang cinta masa smk,di buat dengan harapan tentang kenangan yang tidak bisa di ulang ...
Rindu Yang Tumbuh Jadi Monster
Adrian nggak pernah nyangka, jatuh cinta bisa berawal dari hal sesederhana ngeliat cewek n ...
Dari 0 Hingga 0
Tentang Rima dan Faldi yang menikah ketika baru saja lulus sekolah dengan komitmen ingin m ...
Susan Ngesot
Reni yang akrab dipanggil Susan oleh teman-teman onlinenya tewas akibat sumpah serapah Nat ...