Kejam
“Entahlah kadang aku merasa kamu kejam buat aku, seperti yang dulu pernah kamu lakukan.”
Mungkin takdir hidupku seperti ini, menoreh luka di atas luka.
Aku tak pernah tahu ... dan sekarang aku tahu, maaf atas luka demi luka sungguh pun aku juga telah melukai diriku sendiri.
dan bersembunyi dari luka yang aku buat sendiri entah sampai kapan?
Other Stories
Hati Yang Beku
Jakarta tak pernah tidur: siang dipenuhi kemacetan, malam dengan gemerlap dunia, meski ada ...
Deru Suara Kagum
Perlahan keadaan mulai berubah. Pertemuan-pertemuan sederhana, duduk berdekatan , atau sek ...
Misteri Kursi Goyang
Rumah tua itu terasa hangat, sampai kursi goyang mewah dari tetangga itu datang. Saretha d ...
Di Luar Rencana
Hening yang tidak akur dengan Endaru, putrinya, harus pulang ke kampung halaman karena Ibu ...
Hafidz Cerdik
Adnan bersyukur masih ada acara bermanfaat seperti *Hafidz Cilik Indonesia*, tempat ia dan ...
Don't Touch Me
Malam pukul 19.30 di Jakarta. Setelah melaksanakan salat isya dan tadarusan. Ken, Inaya, ...