Aku Terima
“Aku gak bisa lagi marah samu kamu.”
Dan aku berharap bahagia kamu selalu, karena kamu telah memilih yang terbaik dan demikian aku.
Aku terima yang seharusnya aku terima, bahkan dari aku mengambil keputusan.
Melepaskanmu dan tak berharap kamu kembali menjadi milikku.
Aku terima apa yang sudah menjadi takdir kita masing-masing.
Tak ada yang perlu lagi diharapkan, semua hanyalah cerita bisa jadi usang, tapi tetap terjaga di hatiku.
Aku terima dan aku simpan dengan baik.
Other Stories
Koper Coklat Ibu
Bagi Arini, Yogyakarta bukan lagi tempat untuk pulang, melainkan ruang bawah tanah yang ia ...
315 Kilometer [end]
Yatra, seorang pegawai kantoran di Surabaya, yang merasa jenuh dengan kehidupan serba hedo ...
Konselor
Musonif, 45 tahun, seorang pemilik kios tindik, hidup dalam penantian hampa dan duka yang ...
Namaku May
Belajar tak mengenal usia, gender, maupun status sosial. Kisah ini menginspirasi untuk ter ...
Mozarella Bukan Cinderella
Moza tinggal di Panti Asuhan Muara Kasih Ibu sejak ia pertama kali melihat dunia. Seseo ...
Perpustakaan Berdarah
Segala sumpah serapah memenuhi isi hati Gina. Tatapan matanya penuh dendam. Bisikan-bisika ...