Sinopsis
Bagi Arini, Yogyakarta bukan lagi tempat untuk pulang, melainkan ruang bawah tanah yang ia kunci rapat-rapat. Namun, saat tekanan sebagai istri dan ibu di Jakarta mulai menghancurkan kewarasannya, Arini melarikan diri kembali ke kota kelahirannya. Di sebuah sudut sunyi Kotagede, ia menemukan kembali benda yang seharusnya tetap terkubur: sebuah koper kulit cokelat tua milik ibunya.
Setiap inci koper itu menyimpan aroma mawar dan formalin, serta gema lagu Lela Ledhung yang tak pernah berhenti berputar di kepalanya. Melalui benda peninggalan itu, Arini terpaksa membongkar lapisan kebohongan tentang hilangnya sang adik puluhan tahun silam. Ia menyadari bahwa kasih sayang ibunya adalah jeratan, dan "ketenangan" yang ditawarkan sang ibu adalah kesunyian yang mematikan.
Di antara denting gender yang sumbang dan bayang-bayang masa kecil yang berdarah, Arini harus memilih: mewarisi koper cokelat itu dan menjadi monster selanjutnya, atau menghancurkannya demi menyelamatkan bayi yang ia tinggalkan di Jakarta.
Other Stories
Kala Kisah Menjadi Cahaya
seorang anak bernama Kala Putri Senja, ia anak yatim piatu sejak bayi dan dibesarkan oleh ...
(bukan) Tentang Kita
Tak sanggup menanggung rada sakit akibat kehilangan, Arga, seorang penulis novel romantis ...
Waktu Tambahan
Seorang mantan pesepakbola tua yang karirnya sudah redup, berkesempatan untuk melatih seke ...
Dia Bukan Dia
Sebuah pengkhianatan yang jauh lebih gelap dari perselingkuhan biasa. Malam itu, di tengah ...
Cahaya Dalam Ketidakmungkinan
Nara pernah punya segalanya—hidup yang tampak sempurna, bahagia tanpa cela. Hingga suatu ...
Absolute Point
Sebuah sudut pandang mahasiswa semester 13 diambang Drop Out yang terlalu malu menceritaka ...