Maaf Diterima
“Aku yang harusnya minta maaf.”
Sebenarnya aku sudah tak ingin ada lagi amarah di antara kita, sudah cukup melelahkan apa yang kita lewati, aku hanya ingin bersadar sejenak dan mengungkapkan betapa cinta itu selalu ada dan begitu ingin memilikinya.
Hanya saja aku tak akan pernah bisa memilikimu yang aku tahu dari awal aku jatuh hati dan membiarkan perasaan itu larut bersama kepahitan yang harus aku terima.
Tahukah kamu aku selalu menerimanya manis pahit yang ada?
Other Stories
Balon Kuning Di Ujung Jalan
Liburan ke rumah teman masa SD sangat menyenangkan apalagi diperkenalkan berbagai permaina ...
Ijr
hrj ...
November Kelabu
Veya hanya butuh pengakuan, sepercik perhatian, dan seulas senyum dari orang yang seharusn ...
Puzzle
Ros yatim piatu sejak 14 tahun, lalu menikah di usia 22 tapi sering mendapat kekerasan hin ...
Bumi
Seni mencintai terkadang memang menyenangkan, tetapi tak selamanya berada dalam titik mani ...
Setinggi Awan
Di sebuah desa kecil yang jauh dari hiruk-pikuk kota, Awan tumbuh dengan mimpi besar. Ia i ...