Aku Terima
“Aku gak bisa lagi marah samu kamu.”
Dan aku berharap bahagia kamu selalu, karena kamu telah memilih yang terbaik dan demikian aku.
Aku terima yang seharusnya aku terima, bahkan dari aku mengambil keputusan.
Melepaskanmu dan tak berharap kamu kembali menjadi milikku.
Aku terima apa yang sudah menjadi takdir kita masing-masing.
Tak ada yang perlu lagi diharapkan, semua hanyalah cerita bisa jadi usang, tapi tetap terjaga di hatiku.
Aku terima dan aku simpan dengan baik.
Other Stories
Kasih Ibu #1 ( Hhalusinada )
pengorbanan seorang ibu untuk putranya, Angga, yang memiliki penyakit skizofrenia. Ibu rel ...
Agum Lail Akbar
Tentang seorang anak yang terlahir berkebutuhan khusus, yang memang Allah ciptakan untuk m ...
Hati Yang Terbatas
Kinanti mempertahankan cintanya meski hanya membawa bahagia sesaat, ketakutan, dan luka. I ...
Mother & Son
Zyan tak sengaja merusak gitar Dana. Rasa bersalah membawanya pulang dalam diam, hingga na ...
Di Bawah Langit Al-ihya
Tertulis kisah ini dengan melafazkan nama-Mu juga terbingkailah namanya. Berharap mega t ...
Konselor
Musonif, 45 tahun, seorang pemilik kios tindik, hidup dalam penantian hampa dan duka yang ...