Diam
Apa pun yang kamu lakukan asal aku bahagia, aku memilih menyepi saja.
Kamu memilih menyepi membiarkan aku dalam kebingunan sendiri, bertanya-tanya sendiri, dan akhirnya aku pun mengambil keputusan sendiri.
Aku memilih meninggalkan semua keraguan ini dan ketidak pastian yang menyesatkan diriku akan suatu kealahan yang tak akan termaafkan.
Dalam diam rasa cinta, sayang, hilang, dan memadamkan cinta yang hangat. Berlari sejauh yang aku bisa dengan keangkuhan, tanpa pesan, dan boleh kau bilang kesombongan.
Sekarang kamu tahu aku terima apa yang memang kamu tuduhkan dan tak pernah aku akan membela diri.
Other Stories
Dua Bintang
Bintang memang selalu setia. Namun, hujan yang selalu turun membuatku tak menyadari keha ...
Erase
Devi, seorang majikan santun yang selalu menghargai orang lain, menenangkan diri di ruang ...
Aparar Keparat
aparat memang keparat ...
Bahagiakan Ibu
Jalan raya waktu pagi lumayan ramai. Ibu dengan hati-hati menyetir sepeda motor. Jalan ber ...
Melinda Dan Dunianya Yang Hilang
Melinda seorang gadis biasa menjalani hari-hari seperti biasa, hingga pada suatu saat ia b ...
Cahaya Menembus Semesta
Manusia tidak akan mampu hidup sendiri, mereka membutuhkan teman. Sebab dengan pertemanan, ...