Selalu Ada
“Dan aku akan terus merawat ingatanku tentang kita.”
Apakah benar apa yang kamu katakan padaku ataukah hanya ingin menyenangkan hatiku sementara dan yang seharusnya lebih berhak menerima perkataan ini.
Sudahlah jangan mengumbar kata manis yang berujung lara.
Sudahlah jangan lagi menyapa aku untuk sekedar menghabiskan waktu lagi yang bukan milik kita.
Sudahlah lupakan aku selupa-lupanya dan kamu bisa lakukan. karena sekarang pun aku sadar kamu bisa melakukan banyak hal yang menyakiti ahtiku lebih dari aku menyakitimu.
Yang seharusnya sudah tak lagi aku ingat, yang seharusnya sudah tertutup di dalam hatiku, kau kembali memunculkan semua keindahan sakaligus kesakitan yang teramat perih.
Ku mohon jangan menyapa untuk kesekain kali, dirimu memang bukan takdirku. Kita hanya bisa mengeja dala sepi dan tak berujung, selamanya tak pernah ada titik temu.
Other Stories
Beyond Two Souls
Saat libur semester, Fabian secara tiba-tiba bertemu Keira, reuni yang tidak direncanakan ...
Menjelang Siang
Swastika, yang merasa lelah dengan permasalahan di kampus, memutuskan untuk berkungjung ke ...
Ngidam
Clara mengira ngidam anehnya—memegang milik pria lain—akan membuat suaminya murka. Nam ...
Rindu Yang Tumbuh Jadi Monster
Adrian nggak pernah nyangka, jatuh cinta bisa berawal dari hal sesederhana ngeliat cewek n ...
Harapan Dalam Sisa Senja
Apa yang akan dalam pikiran ketika dinyatakan memiliki penyakit kronis? Ketika hidup berg ...
Devils Bait
Berawal dari permainan kartu tarot, Lanasha meramal kalau Adara, Emily, Alody, Kwan Min He ...