Namaku Amelia

Reads
1.5K
Votes
0
Parts
11
Vote
Report
Namaku Amelia
Namaku Amelia
Penulis Michael Lianto

Epilog

Tehku sudah habis. Ku letakkan kembali cangkir ke atas meja dan ku tutup album usang itu. Senyuman kecil terukir di bibirku. Saat hendak berdiri dari kursi ini, suara teriakan kecil lucu terdengar dari dalam rumah, “Mama, Mama, aku mau makan.”

Ya, itu suara anak laki-lakiku yang berusia 1,5 tahun. Ia sangat lucu. Wajahnya mirip papanya tapi matanya mirip denganku. “Mama ambilkan dulu bubur kamu ya, sayang. Kamu tunggu di sini sebentar. Oh ya, tidak lama lagi papa juga akan sampai di rumah.” Anakku melompat kegirangan. Ya, ia sangat suka makan dan juga suka saat papanya pulang ke rumah.

Aku bersyukur, semua kejadian yang aku alami dulu telah membawaku ke titik ini, menjadi pribadi yang kuat dan teguh. Aku juga bersyukur bertemu dengan seorang pria di masa mudaku yang mau menerima semua kekurangan dan masa laluku. Saat ini, kalau ditanya bagaimana perasaanku, dengan yakin aku berkata, “Aku bahagia!”


Other Stories

hjskjdhueysnajkhdHHfhdhffowdwddcnnnnnnnnnnnnnnnndhlwhe;ofh becccccccc 3on4qnmofjinv,hi843 ...

Rahasia Ikal

Ikal, bocah yang lahir dari sebuah keluarga nelayan miskin di pesisir Pulau Bangka. Ia tin ...

Mother & Son

Zyan tak sengaja merusak gitar Dana. Rasa bersalah membawanya pulang dalam diam, hingga na ...

Bagaimana Jika Aku Bahagia

Sebuah opini yang kalian akan sadari bahwa memilih untuk tidak bahagia bukan berarti hancu ...

Curahan Hati Seorang Kacung

Saat sekolah kita berharap nantinya setelah lulus akan dapat kerjaan yang bagus. Kerjaan ...

Death Cafe

Sakti tidak dapat menahan diri lagi, ia penasaran dengan death cafe yang selama ini orang- ...

Download Titik & Koma