Sinopsis
Liburan kelulusan SMA membawa Cakra Abiyoga dan sahabat-sahabatnya ke Pantai Parangtritis. Malam yang seharusnya menjadi perayaan berubah menjadi petaka ketika Cakra menantang legenda laut selatan, Nyi Roro Kidul.
Ia hanyut terseret ombak hingga dinyatakan hilang.
Namun nyatanya, ia terbangun jauh di bawah Samudra Hindia, di tengah bangsa Porkah, peradaban kuno berteknologi tinggi yang telah lama bersembunyi dari dunia manusia.
Cakra dibawa oleh mereka karena mampu hidup di laut dan kebal terhadap teknologi pembaca ingatan. Cakra dicurigai sebagai ancaman bangsa Porkah yang dapat menghancurkan keseimbangan dua dunia.
Di tengah intrik politik dan perebutan kekuasaan, hanya Mynhemeni, komandan cantik Distrik Nor, yang berani melihatnya sebagai lebih dari sekadar ancaman.
Saat hubungan keduanya tumbuh di antara bahaya dan rahasia, satu keputusan ekstrem akan menentukan.
Apakah Cakra adalah kehancuran. . . atau harapan.
Other Stories
Gm.
menakutkan. ...
Menjelang Siang
Swastika, yang merasa lelah dengan permasalahan di kampus, memutuskan untuk berkungjung ke ...
Institut Tambal Sains
Faris seorang mahasiswa tingkat akhir sudah 7 tahun kuliah belum lulus dari kampusnya. Ia ...
Cicak Di Dinding ( Halusinada )
Sang Ayah mencium kening putri semata wayangnya seraya mengusap rambut dan berlinang air m ...
Sudut Pandang
Hidup terasa sempit?Mungkin bukan masalahnya yang terlalu besar,tapi carapandangmu yang te ...
Dari Luka Menjadi Cahaya
Azzam adalah seorang pemuda sederhana dengan mimpi besar. Ia percaya bahwa cinta dan kerja ...