Epilog
Suasana beberapa tahun setelah tragedi di basement.
Terlihat sepasang tangan sedang membersihkan sepasang kaki dengan ember air hangat. Perlahan gambar bergerak ke atas sampai terlihat wajah Mariatin yang sudah memakai pakaian mirip Sulasemi.
Seorang pembanty berjongkok di depan Mariatin. Posisinya sama persis dengan posisi Mariatin saat dulu membersihkan kaki Sulasemi.
Seorang anak perempuan seumuran Asti berlari mengelilingi mereka di dalam kamar.
“Ndok. Ndok diam, Ndok! Ndoro Mariatin nanti terganggu!”
Anak perempuan diam dimarahi ibunya.
Mariatin menatap anak itu. Ia memanggil anak itu dengan lambaian tangannya. Anak itu mendekat ke arah Mariatin. Mariatin membisikkan sesuatu ke telinganya.
Mariatin berbisik di telinga anak itu. “Mulai hari ini. Nama kamu Asti.”
Mariatin tersenyum penuh teror.
THE END
Other Stories
Filosofi Sampah (catatan Seorang Pemulung)
Samsuri, seorang pemulung yang kehilangan istri dan anaknya akibat tragedi masa lalu, menj ...
Cinta Satu Paket
Renata ingin pasangan kaya demi mengangkat derajat dirinya dan ibunya. Berbeda dari sahaba ...
Awan Favorit Mamah
Mamah sejak kecil sudah ditempa kehidupan yang keras, harus bekerja untuk bisa sekolah, tu ...
Dengan Ini Saya Terima Nikahnya
Hubungan Dara dan Erik diuji setelah Erik dipilih oleh perusahaannya sebagai perwakilan ma ...
After Honeymoon
Sama-sama tengah menyembuhkan rasa sakit hati, bertemu dengan nuansa Pulau Dewata yang sel ...
After Meet You
Sebagai seorang penembak jitu tak bersertifikat, kapabilitas dan kredibilitas Daniel Samal ...