Membabi Buta

Reads
1.1K
Votes
0
Parts
11
Vote
Report
membabi buta
Membabi Buta
Penulis Ariny Nh

Bab 1

Mariatin sedang memasukkan banyak pakaiannya ke dalam tas besar yang sudah disiapkan. Terlihat terburu-buru.
Sementara itu, kakaknya, NORMA. Berdiri di ambang pintu kamar dengan wajah penuh kekesalan. Sudah dari tadi Norma menceramahi Mariatin agar jangan pergi.
“Kamu jangan bego, Mar. Kamu pikir gampang cari uang. Pindah sana pindah sini. Kerjaan satu belom selesai sudah minggat. Kamu mau jadi apa kalo begitu terus?” ceramah Norma.
“Jadi apa saja yang penting ada uangnya,” jawab Mariatin singkat. Tangannya masih sibuk mengemas pakaiannya ke tas.
“Memang kerja di rumah si Markum gak dapet bayaran?”Norma menghela napas sejenak. “Bener kata ibu, kamu itu orang yang gak bisa betah lama kerja. Baru sebulan kerja udah langsung kabur ganti majikan baru. Gila kamu, Mar. Mau sampe kapan?!”
Mariatin terlihat sedang memilih pakaian yang tidak harus dibawanya.
“Kalo kamu bosan kerja. Yasudah di rumah saja. Buka warung atau apa kek... Kasihan ibu mikirin hidup kamu yang luntang lantung tidak jelas.” Norma masih terus menceramahi Mariatin.
Mariatin menutup tas besarnya. Pandangannya beralih ke Norma. “Justeru karena aku kasihan sama ibu. Aku harus cari kerja yang lebih menghasilkan.”
Mariatin berdiri. Keluar kamar menerobos Norma yang menghalangi pintu keluar.
Di ruang tengah, Mariatin melihat anaknya bernama Asti, duduk sendiri. Memerhatikan adu mulut antara Mariatin dan Norma. Mariatin meraih lengan Asti untuk mengajaknya keluar.
Lengan Mariatin dicekal Norma. “Mar. Kasihan anak kamu! Biar dia tinggal di rumah.”
Mariatin malas merespon. Ditepisnya tangan Norma. Ia terus berjalan menuju pintu keluar rumah.
“Setidaknya kamu pamitan sama ibu. Biar ibu tahu.”
“Ibu sudah tahu anaknya mau jadi babu!”
***
Sebuah jalanan yang sibuk dengan lalu lalang banyak kendaraan. Klakson mobil silih berganti berbunyi dengan kebisingannya.
Mariatin menoleh ke belakang, melihat Asti yang tertinggal di belakang. Asti berusaha berjalan mengikuti Mariatin. Mariatin dengan tas besar berisi pakaian di tangan kirinya, masih berusaha memegang tangan anaknya yang terlihat lelah. Mereka terus berjalan dengan langkah cepat.
Mariatin dan Asti menyeberang jalan. Siang hari yang sendu. Seketika menjadi kelabu. Langit mulai gelap. Mendung mulai menguasai cuaca siang itu. Hujan turun perlahan disertai petir besar dan kilatan cahaya. Kita melihat kaki Mariatin yang terus berjalan. Mariatin dan Asti berlari berusaha mencari tempat untuk berteduh.
Hujan semakin membesar. Tibalah Mariatin dan Asti berteduh di halte.
Muncul seorang laki-laki tua mengenakan topi. Lelaki itu merobek selebaran IKLAN MENCARI PEMBANTU di tiang listrik dan menggantinya dengan menempel selebaran IKLAN TERIMA PERBESAR ALAT VITAL. Lembaran iklan MENCARI PEMBANTU tergeletak di bawah.
Mariatin melihat selebaran Iklan Mencari Pembantu di dekat kakinya. Mariatin mengambilnya dan membacanya. Sura petir yang paling besar menggelegar. Asti menjerit karena ia memang takut petir. Spontan Mariatin menutup kuping dan memeluk Asti.
Tiba-tiba sebuah taksi berhenti depan halte. Mariatin menghampiri taksi.
“Pak, taksinya kosong?” tanya Mariatin.
“Iya, Neng. Mau naik?”
Tanpa pikir panjang, Mariatin dan Asti masuk ke mobil taksi. Ia meyodorkan selebaran iklan pembantu rumah tangga yang dipegangnya ke sopir taksi. “Pak, antarkan ke alamat ini ya.”
“Baik, Neng.”

Other Stories
Namaku Amelia

Amelia, seorang anak kecil yang penuh rasa ingin tahu, harus menghadapi hari-hari sulit di ...

7 Misteri Korea

Saat liputan di Korea, pemandu Dimas dan Devi terbunuh, dan mereka jadi tertuduh. Bisakah ...

Di Bawah Atap Rumah Singgah

Vinna adalah anak orang kaya. Setelah lulus kuliah, setiap orang melihat dia akan hidup me ...

Di Bawah Langit Al-ihya

Tertulis kisah ini dengan melafazkan nama-Mu juga terbingkailah namanya. Berharap mega t ...

Kado Dari Dunia Lain

"Jika Kebahagiaan itu bisa dibeli, maka aku akan membelinya." Di tengah kondisi hidup Yur ...

Garuda Hitam: Sayap Terakhir Nusantara

Aditya Pranawa adalah mantan pilot TNI AU yang seharusnya mati dalam sebuah misi rahasia. ...

Download Titik & Koma