RUMAH YANG LEBIH TINGGI
Tanah Cianjur memiliki kontur yang tidak rata dan sedikit berundak. Hal itu membuat rumah tetangga di depan rumah Aki Lili berdiri lebih tinggi. Dari halaman rumah Aki Lili, hampir seluruh aktivitas di sana bisa terlihat—bukan karena ingin mengintip, melainkan karena posisi tanah memang memberi sudut pandang itu.
Rumah itu besar dan mewah. Ciri khas rumah orang berada.
Di sanalah tinggal seorang anak laki-laki bernama Bagas.
Usianya tiga tahun lebih tua dari Rani. Tubuhnya tidak terlalu kurus, rambutnya ikal, kulitnya sawo matang, dan wajahnya manis sekali—jenis wajah yang mudah membuat orang lupa usia.
Ada sesuatu dari caranya bersikap yang membuatnya terlihat seperti bad boy kecil yang percaya diri.
Ayah Bagas adalah pemilik showroom mobil di kota itu. Tak heran jika, di usia semudanya, Bagas sudah memiliki mobil sendiri. Dan pemandangan itulah—Bagas dengan mobilnya—yang diam-diam selalu berhasil mencuri perhatian Rani.
Dari kejauhan, Rani sering berdiri di dekat pagar rumah Aki Lili, pura-pura sibuk dengan sesuatu yang sebenarnya tak penting. Menyiram tanaman, mengelap pot, atau sekadar memandangi langit.
Padahal matanya selalu kembali ke satu arah.
Ke rumah besar di depan.
Ke Bagas.
Rani melihatnya seperti melihat dunia yang terasa sedikit lebih berani dari hidupnya sendiri. Cara Bagas berjalan, tertawa, bahkan sekadar bersandar di mobilnya, selalu tampak penuh percaya diri.
Ada sesuatu yang membuat jantung Rani berdetak lebih cepat, meski ia sendiri tak mengerti kenapa.
Ia hanya tahu, setiap kali Bagas muncul, dunia di sekitarnya seakan mengecil, menyisakan satu titik fokus di matanya.
Rani tak pernah benar-benar menatap terlalu lama. Ia takut ketahuan.
Tapi diam-diam, dalam jeda-jeda sunyi, ia menyimpan potongan-potongan kecil tentang Bagas di kepalanya—rambut ikalnya, kulit sawo matang itu, dan wajah manis yang selalu membuatnya tampak seperti seseorang yang sudah melangkah lebih jauh dari usia mereka.
Dari kejauhan, Bagas adalah rahasia kecil Rani.
Sesuatu yang hanya ia simpan dalam hati.
Rumah itu besar dan mewah. Ciri khas rumah orang berada.
Di sanalah tinggal seorang anak laki-laki bernama Bagas.
Usianya tiga tahun lebih tua dari Rani. Tubuhnya tidak terlalu kurus, rambutnya ikal, kulitnya sawo matang, dan wajahnya manis sekali—jenis wajah yang mudah membuat orang lupa usia.
Ada sesuatu dari caranya bersikap yang membuatnya terlihat seperti bad boy kecil yang percaya diri.
Ayah Bagas adalah pemilik showroom mobil di kota itu. Tak heran jika, di usia semudanya, Bagas sudah memiliki mobil sendiri. Dan pemandangan itulah—Bagas dengan mobilnya—yang diam-diam selalu berhasil mencuri perhatian Rani.
Dari kejauhan, Rani sering berdiri di dekat pagar rumah Aki Lili, pura-pura sibuk dengan sesuatu yang sebenarnya tak penting. Menyiram tanaman, mengelap pot, atau sekadar memandangi langit.
Padahal matanya selalu kembali ke satu arah.
Ke rumah besar di depan.
Ke Bagas.
Rani melihatnya seperti melihat dunia yang terasa sedikit lebih berani dari hidupnya sendiri. Cara Bagas berjalan, tertawa, bahkan sekadar bersandar di mobilnya, selalu tampak penuh percaya diri.
Ada sesuatu yang membuat jantung Rani berdetak lebih cepat, meski ia sendiri tak mengerti kenapa.
Ia hanya tahu, setiap kali Bagas muncul, dunia di sekitarnya seakan mengecil, menyisakan satu titik fokus di matanya.
Rani tak pernah benar-benar menatap terlalu lama. Ia takut ketahuan.
Tapi diam-diam, dalam jeda-jeda sunyi, ia menyimpan potongan-potongan kecil tentang Bagas di kepalanya—rambut ikalnya, kulit sawo matang itu, dan wajah manis yang selalu membuatnya tampak seperti seseorang yang sudah melangkah lebih jauh dari usia mereka.
Dari kejauhan, Bagas adalah rahasia kecil Rani.
Sesuatu yang hanya ia simpan dalam hati.
Other Stories
Kota Ini
Plak! Terdengar tamparan keras yang membuat Jesse terperanjat dari tempat tidurnya. "S ...
Aku Pamit Mencari Jati Diri??
Seorang anak kecil yang pernah mengalami perlakuan tidak mengenakan dalam hidupnya. Akibat ...
Midnight Confessions: Whispers Of Forbidden Desire
Setiap malam pukul 01.00 dini hari, suara Rina Amara yang lembut dan menggoda memenuhi uda ...
Katamu Aku Cantik
Ratna adalah korban pelecehan seksual di masa kecil dan memilih untuk merahasiakannya samb ...
Cahaya Dalam Ketidakmungkinan
Nara pernah punya segalanya—hidup yang tampak sempurna, bahagia tanpa cela. Hingga suatu ...
Osaka Meet You
Buat Nara, mama adalah segalanya.Sebagai anak tunggal, dirinya dekat dengan mama dibanding ...