Dua Tangkai Edelweis

Reads
2.1K
Votes
274
Parts
23
Vote
Report
Penulis Runi Ariany

MENYAMBUT DENGAN CEMAS

Petang perlahan menyambut. Rani melirik jam di pergelangan tangannya—setengah enam.

“Kita pulang, yuk,” katanya akhirnya.

Mereka sepakat. Langit mulai menggelap, udara Puncak makin dingin, dan perjalanan turun terasa lebih sunyi. Seolah masing-masing membawa pulang pikirannya sendiri.

Sekitar pukul tujuh atau delapan malam, sedan putih Bagas memasuki Cianjur. Lampu-lampu rumah sudah menyala satu per satu, menyambut malam.

Di dalam rumah Aki Lili, Mimi dan Aki Lili sudah menunggu. Duduk di ruang tengah dengan tubuh tegang, wajah tampak keras—tapi mata mereka menyimpan kecemasan.

Begitu Rani, Mang Acep, dan Bi Nadin masuk, Mimi langsung berdiri.

“Kalian ke mana saja?!”

Suaranya tinggi, tapi bergetar.

Rani tercekat. Senyum di wajahnya langsung menghilang. Ia menunduk sedikit, merasa bersalah seketika.

Zaman itu belum ramai orang memakai handphone. Tak ada kabar, tak ada pesan. Wajar kalau Mimi dan Aki Lili panik.

Ternyata, setibanya mereka dari Jakarta, rumah dalam keadaan kosong. Rani, Mang Acep, dan Bi Nadin tidak ada. Tak ada sepucuk pesan, tak ada secarik kertas yang memberi tahu ke mana mereka pergi.

Mimi dan Aki Lili kalang kabut—mencari ke tetangga, ke warung, ke mana pun kaki bisa melangkah.

Rani menggigit bibirnya. Ia tak pernah berniat membuat mereka cemas.

Dan ketika akhirnya anak-anak itu pulang dengan wajah cerah…

yang menyambut mereka bukan hanya marah,

tapi juga lega yang hampir berubah jadi air mata.


Other Stories
Free Mind

“Free Mind” bercerita tentang cinta yang tak bisa dimiliki di dunia nyata, hanya tersi ...

Aku Ingin Kau Menjadi Ibu Dari Anak-anakku

Cerita ini mengisahkan perjalanan cinta dan perjuangan Maya, seorang desainer muda, dan Ra ...

After Honeymoon (17+)

Dipaksa menikah demi ambisi keluarga, Kirana dan Rhea terjebak dalam pernikahan tanpa cint ...

Kelamin Ketiga

Thisam adalah mega prostitusi di Pattaya yang memiliki peraturan ketat terhadap penyebaran ...

Kucing Emas

Suasana kelas 11 IPA SMA Kartini, Jakarta senin pagi cukup kondusif. Berhubung ada rapat ...

Filosofi Sampah (catatan Seorang Pemulung)

Samsuri, seorang pemulung yang kehilangan istri dan anaknya akibat tragedi masa lalu, menj ...

Download Titik & Koma