Blurp
Setiap akhir tahun, ia pulang dengan harapan sama, yakni rumah yang hangat, dapur yang hidup, dan kehadiran seorang ibu. Namun, dari tahun ke tahun, yang ia temui justru piring kotor, rumah tak terurus, dan seorang ibu yang selalu pergi, bukan untuk meninggalkan keluarga, melainkan untuk menghidupkan panggung bagi orang-orang lain.
Ketika ego anak berhadapan dengan idealisme seorang ibu, cerita ini bergerak pelan menyusuri ruang-ruang domestik: dapur, teras rumah, kamar tidur, hingga panggung festival di malam pergantian tahun. Di sanalah pertanyaan-pertanyaan tak terucap akhirnya berani diutarakan, tentang tanggung jawab, pengorbanan, dan tentang kepada siapa cinta seharusnya diberikan.
Ibu, kuizinkan engkau jadi egois malam ini adalah kisah tentang isi hati yang lama dipendam, tentang keberanian untuk memahami, dan tentang sebuah malam tentang penerimaan. Sebuah cerita keluarga yang hangat, getir, dan jujur, serta belajar merelakan tanpa benar-benar kehilangan.
Other Stories
Separuh Dzarrah
Dzarrah berarti sesuatu yang kecil, namun kebaikan atau keburukan sekecil apapun jangan di ...
Cinta Di Balik Rasa
memendam rasa bukanlah suatu hal yang baik, apalagi cinta!tapi itulah yang kurasakan saat ...
Cahaya Dalam Ketidakmungkinan
Nara pernah punya segalanya—hidup yang tampak sempurna, bahagia tanpa cela. Hingga suatu ...
Bungkusan Rindu
Setelah kehilangan suami tercintanya karena ganasnya gelombang laut, Anara kembali menerim ...
Lombok, Tempat Aku Belajar Melepaskan
Rara menghabiskan liburan sekolahnya di Lombok bersama kakak pertamanya yang telah menikah ...
Just Open Your Heart
Terkutuk cinta itu! Rasanya menyakitkan bukan karena ditolak, tapi mencintai sepihak dan d ...