4. Wajah Yang Mulai Kabur
Hari kedua, sesuatu yang lebih aneh terjadi.
Kala berusaha mengingat wajahnya sendiri.
Bentuk alisnya.
Lekuk pipinya.
Garis tipis di bawah mata kirinya.
Ia bisa mengingat detail-detail kecil dari tokoh fiksi yang pernah ia ciptakan. Bahkan warna mata karakter yang sudah ia bunuh di bab terakhir.
Tapi wajahnya sendiri terasa kabur.
Seperti foto yang terlalu sering disentuh.
Ia tertawa kecil, mencoba mengusir pikiran itu.
Ini hanya efek kelelahan, pikirnya.
Other Stories
Dua Tanda Baca
Di sebuah persimpangan kota yang ramai, Rafi bertemu Alyaperempuan yang selalu tersenyum l ...
Bumi
Seni mencintai terkadang memang menyenangkan, tetapi tak selamanya berada dalam titik mani ...
Dia Bukan Aksara
Kiara masih mengalami nestapa semenjak kehilangan adiknya, Aksara saat liburan tahun lalu. ...
Free Mind
“Free Mind” bercerita tentang cinta yang tak bisa dimiliki di dunia nyata, hanya tersi ...
Liburan Ke Rumah Nenek
Affandi, remaja gaul berusia 18 tahun tak dapat berlibur ke lain tempat seperti biasa. Lib ...
Kating Modus!
Kisah seorang pemuda yang mengikuti organisasi internal di kampusnya. Ia diberi mandat ole ...