Blurb
Blurb
Hanya liburan singkat, satu minggu. Piyan begitu senang, akan berlibur. Itu idamannya setiap hari liburan tiba. Ayahnya meminta sodaranya berkumpul di rumah peninggalan neneknya yang terletak di Bandung. Siapa sangka, nenek yang telah lama tiada, memiliki sebuah wasiat yang aneh. Sebuah keris, sebesar telunjuk menjadi tanda warisan akan jatuh ke tangan siapa. Om dan Tante Piyan, hendak menjual rumah peninggalan neneknya. Akankah rumah itu berhasil dijual? Siapa pewaris tunggal rumah nenek Piyan?
Other Stories
Koper Coklat Ibu
Bagi Arini, Yogyakarta bukan lagi tempat untuk pulang, melainkan ruang bawah tanah yang ia ...
Setinggi Awan
Di sebuah desa kecil yang jauh dari hiruk-pikuk kota, Awan tumbuh dengan mimpi besar. Ia i ...
After Honeymoon
Sama-sama tengah menyembuhkan rasa sakit hati, bertemu dengan nuansa Pulau Dewata yang sel ...
Membabi Buta
Mariatin dan putrinya tinggal di rumah dua kakak beradik tua yang makin menunjukkan perila ...
Always In My Mind
Sempat kepikiran saya ingin rehat setelah setahun berpengalaman menjadi guru pendamping, t ...
Broken Wings
Bermimpi menjadi seorang ballerina bukan hanya tentang gerakan indah, tapi juga tentang ke ...