Deadline
Langkah, loncatan, tubrukan pada setiap jalan yang kutempuh tak mungkin ponsel milikku ini mudah disentuh, bahkan olehku. Waktu mengejar saat dosen mengajar. Sementara di kampus, lift tak kunjung jua mengantar. Mengantri kami untuk hadir sekedar, berhimpitan badan dengan jam arloji yang terus membuat kami sadar. Badanku terasa terangkatkan, hal yang sama jua dirasakan oleh mereka yang berbeda angkatan. Pintu kelas terbuka dengan sendirinya, itu biasa terjadi. Ini bukan cerita horor atau sebuah folklore. Tak kasat mata namun nyata apa yang dilakukan pintuku ini. Kelas ini selama liburan kami jadikan sebagai basecamp untuk memperbaiki semua rekaman film yang telah kami buat.
Duduk, membuka laptop, lalu berpindah dunia. Menyamakan suara dengan mimik muka, penggabungan sebuah pengalaman dengan telitinya sebuah pengamatan, menjadi sebuah cerita yang kian membekas tak hanya bagi kami para crew namun juga kepada para pemeran. “Setidaknya progress” ungkap temanku yang saat itu suntuk selalu melihat layar yang layer nya belum beres. Sebut salah lain dari temanku, yang juga duduk sebangku. Peregangan dilakukan olehnya, ikut ia angkat badan sambil mendorong kursinya dengan hentakan kaki yang lelah. Perutnya berbunyi dan tidak lama ia mulai berhalusinasi. Serentak kaki kami berpijak menuju jejak yang menjebak. Dompet kami terkuras habis, untuk sebuah pengisi perut yang seolah menjadi sebuah penglaris. Otak seakan kembali disadarkan setelah perut penuh dengan segala lalapan, entah mengapa banyak darinya tak perlu waktu lama untuk keluar dari sifat endapan. Pulang dari sana, kami berkelana hingga pukul 00.00 WIB itu tiba. Dini hari menjadi awal kamu beristirahat, anomali jika dilihat dari mayoritas para konglomerat yang tidur di jam yang tepat.
Other Stories
Way Back To Love
Karena cinta, kebahagiaan, dan kesedihan datang silih berganti mewarnai langkah hidup ki ...
Yume Tourou (lentera Mimpi)
Kanzaki Suraha, seorang Shinigami, bertugas menjemput arwah yang terjerumus iblis. Namun i ...
Kacamata Kematian
Arsyil Langit Ramadhan naksir berat sama cewek bernama Arshita Bintang Oktarina. Ia berpik ...
Kacamata Kematian
Arsyil Langit Ramadhan lagi naksir berat sama cewek bernama Arshita Bintang Oktarina. Ia b ...
Perahu Kertas
Satu tahun lalu, Rehan terpaksa putus sekolah karena keadaan ekonomi keluarganya. Sekarang ...
Warung Kopi Reformasi
Di sebuah warung kopi sederhana di pinggir alun-alun Garut tahun 1998, hidup berjalan deng ...