Blurb
Maren pindah ke apartemen kecil di lantai paling atas sebuah gedung yang hampir kosong menjelang Tahun Baru. Awalnya ia mengira kesunyian itu hanya bagian dari hidup barunya. Namun ketika suara langkah dan napas mulai terdengar dari balik plafon, sesuatu yang tidak seharusnya ada perlahan muncul dari retakan di atas kepalanya.
Tidak ada yang percaya pada ketakutannya. Tapi di malam-malam sunyi itu, sesuatu terus mengamati, meniru, dan belajar. Di lantai paling atas gedung itu, kesunyian ternyata tidak pernah benar-benar kosong.
Tidak ada yang percaya pada ketakutannya. Tapi di malam-malam sunyi itu, sesuatu terus mengamati, meniru, dan belajar. Di lantai paling atas gedung itu, kesunyian ternyata tidak pernah benar-benar kosong.
Other Stories
Curahan Hati Seorang Kacung
Saat sekolah kita berharap nantinya setelah lulus akan dapat kerjaan yang bagus. Kerjaan ...
Hopeless Cries
Merasa kesepian, tetapi sama sekali tidak menginginkan kehadiran seseorang untuk menemanin ...
Dengan Ini, Saya Terima Nikahnya
Penulis pernah menuntut Tuhan memenuhi keinginannya, namun akhirnya sadar bahwa ketetapan- ...
Bisikan Lada
Kejadian pagi tadi membuat heboh warga sekitar. Penemuan tiga mayat pemuda yang diketahui ...
Kau Bisa Bahagia
Airin Septiana terlahir sebagai wanita penyandang disabilitas. Meski keadaannya demikian, ...
The Labsky
Keyra Shifa, penggemar berat kisah detektif, membentuk tim bernama *The Labsky* bersama An ...