Blurb
Maren pindah ke apartemen kecil di lantai paling atas sebuah gedung yang hampir kosong menjelang Tahun Baru. Awalnya ia mengira kesunyian itu hanya bagian dari hidup barunya. Namun ketika suara langkah dan napas mulai terdengar dari balik plafon, sesuatu yang tidak seharusnya ada perlahan muncul dari retakan di atas kepalanya.
Tidak ada yang percaya pada ketakutannya. Tapi di malam-malam sunyi itu, sesuatu terus mengamati, meniru, dan belajar. Di lantai paling atas gedung itu, kesunyian ternyata tidak pernah benar-benar kosong.
Tidak ada yang percaya pada ketakutannya. Tapi di malam-malam sunyi itu, sesuatu terus mengamati, meniru, dan belajar. Di lantai paling atas gedung itu, kesunyian ternyata tidak pernah benar-benar kosong.
Other Stories
Perjalanan Terakhir Bersama Bapak
Sepuluh tahun setelah kepergian ibunya saat melahirkan Ale, Khalil tumbuh dengan luka yang ...
Kala Menjadi Cahaya Menjemput Harapan Di Tengah Gelap
Hidup Arka runtuh dalam sekejap. Pekerjaan yang ia banggakan hilang, ayahnya jatuh sakit p ...
Namaku Amelia
Amelia, seorang anak kecil yang penuh rasa ingin tahu, harus menghadapi hari-hari sulit di ...
Hanya Ibu
Perjuangan bunga, pengamen kecil yang ditinggal ayahnya meninggal karena sakit jantung sej ...
Rembulan Digenggam Malam
Pernah nggak kamu kamu membayangkan suatu hari kamu bangun di 1 Januari, terus kamu diberi ...
First Snow At Laiden
Bunda Diftri mendidik Naomi dengan keras demi disiplin renang. Naomi sayang padanya, tapi ...