Sinopsis
Sepuluh tahun setelah kepergian ibunya saat melahirkan Ale, Khalil tumbuh dengan luka yang belum sepenuhnya sembuh. Ia menyimpan kemarahan yang diam-diam tertuju pada adiknya, sementara Bapak berjuang membesarkan kedua putranya seorang diri sambil menahan kehilangan yang tidak pernah benar-benar hilang.
Sebuah rencana liburan sederhana ke pantai menjadi kesempatan bagi mereka untuk menghabiskan waktu bersama, sesuatu yang jarang terjadi di tengah kesibukan dan jarak emosional yang selama ini ada. Namun perjalanan itu justru membuka kembali luka lama yang selama bertahun-tahun dipendam, memaksa mereka menghadapi perasaan yang tidak pernah benar-benar dibicarakan.
Di tengah tawa, pertengkaran, dan kenangan yang perlahan tercipta, Khalil mulai melihat keluarganya dari sudut pandang yang berbeda. Liburan itu pun menjadi perjalanan yang mengubah banyak hal dalam hidup mereka, sebuah perjalanan tentang keluarga, kehilangan, dan belajar memahami satu sama lain.
Other Stories
Hantu Kos Receh
Mahera akhirnya diterima di kampus impiannya! Demi mengejar cita-cita, ia rela meninggalka ...
Melepasmu Dalam Senja
Cinta pertama yang melukis warna Namun, mengapa ada warna-warna kelabu yang mengikuti? M ...
Kepentok Kacung Kampret
Renata bagai langit yang sulit digapai karena kekayaan dan kehormatan yang melingkupi diri ...
Berkemah, Jangan Berlemah!
Dinda, Skye, dan Sally semangat untuk sebuah liburan seru untuk berkemah. Namun dengan Sta ...
Bahagiakan Ibu
Jalan raya waktu pagi lumayan ramai. Ibu dengan hati-hati menyetir sepeda motor. Jalan ber ...
Harapan Dalam Sisa Senja
Apa yang akan dalam pikiran ketika dinyatakan memiliki penyakit kronis? Ketika hidup berg ...