Lydia

Reads
651
Votes
0
Parts
20
Vote
Report
Penulis Nabila Sungkar

Jejak Sekolah Dasar

Jejak Sekolah Dasar bagi Lydia jauh lebih dalam daripada sekadar bermain dan belajar.
SD adalah masa di mana hidup pertama kali terasa seperti sebuah kompromi yang pahit. Semua berawal dari rasa kehilangan yang mendalam.

Perubahan itu juga merambat ke pertemanan.
Lydia pernah menikmati serunya menjadi bagian dari geng empat sekawan, di mana gaya hidup kecil-kecilan mereka terasa begitu mewah dan "wah." Namun, kemewahan itu harus berjarak ketika kondisi keluarga berbalik.
Sejak saat itu, Lydia tahu rasanya ditinggalkan oleh suasana, bukan ditinggalkan oleh orang. Ia belajar sebuah kebenaran dingin: kondisi bisa mengubah kualitas sebuah hubungan, meskipun orang-orangnya tetap sama.

Lalu datanglah Ipeh, titik terang di tengah pergeseran itu.
Dari persahabatan dengan anak yang dianggap "aneh tapi bikin nyaman," Lydia menemukan definisi baru tentang teman sejati.
Bukan soal siapa yang paling keren atau populer, melainkan siapa yang membuat kita betah menjadi diri sendiri.

Bagi sebagian orang, SD mungkin hanya masa bermain.
Bagi Lydia, SD adalah masa pertama kali merasakan perubahan besar, masa pertama kali belajar berkompromi dengan keadaan, dan masa pertama kali menemukan arti kenyamanan dalam persahabatan.

Other Stories
Aroma Kebahagiaan Di Dapur

Hazea menutup pintu rapat-rapat pada cinta setelah dikhianati oleh sahabat dan kekasihnya ...

Melepasmu Dalam Senja

Cinta penuh makna, tak hanya bahagia tapi juga luka dan pengorbanan. Pada hari pernikahan ...

Namaku May

Belajar tak mengenal usia, gender, maupun status sosial. Kisah ini menginspirasi untuk ter ...

Way Back To Love

Karena cinta, kebahagiaan, dan kesedihan  datang silih berganti mewarnai langkah hidup ki ...

Air Susu Dibalas Madu

Nawasena adalah anak dari keluarga yang miskin. Ia memiliki cita-cita yang menurut orang-o ...

Bukan Cinta Sempurna

Meski populer di sekolah, Dini diam-diam mencintai Widi. Namun Widi justru menjodohkannya ...

Download Titik & Koma