Lydia

Reads
651
Votes
0
Parts
20
Vote
Report
Penulis Nabila Sungkar

Era Emas Keluarga Pak Haji Firman

Siang itu, matahari terik. Tapi Lydia kecil tetap semangat berlari ke depan sekolah, menuju bilik telepon umum yang catnya sudah mulai pudar.
Ia merogoh saku baju seragamnya, mengeluarkan beberapa keping koin logam—suara cling cling cling terdengar jelas di sela napasnya yang ngos-ngosan.

Koin pertama masuk. Klik.

“Halo, Assalamualaikum.”

“Waalaikumsalam.” Itu suara Mbak Anah. Dari nada bicaranya, jelas ia langsung tahu ini Lydia. Biasa—selalu ada aja barang Lydia yang ketinggalan di rumah. Kadang tas, kadang tempat minum, kadang alat tulis.

“Mbak Anah, ada Mama nggak?” tanya Lydia.

“Ada, lagi main sama Dek Siska. Kenapa, Lydia?”

“Nanti temen-temen Lydia mau berenang di rumah. Boleh nggak?”

“Ya boleh.” Jawaban singkat, mewakili Mama.

“Ok deh. Nanti yang dateng Abel, Nia, sama Lisa ya. Mau ayam goreng yaa Mbak.”

“Siap.”

Abel, Nia, dan Lisa. Trio sahabat dekat. Mereka sering gantian main di rumah masing-masing, tapi paling sering kumpul di rumah Lydia. Alasannya: cuma rumah Lydia yang punya kolam renang.

Lydia kecil tidak pernah benar-benar paham kesulitan yang pernah dilalui Ayah dan Mama di masa lalu. Yang ia tahu, rumahnya selalu ramai, meja makan selalu penuh, dan hampir semua keinginannya terpenuhi.

Itu masa yang Lydia kenang sebagai golden era. Masa emas keluarga Pak Haji Firman.

Other Stories
Wajah Tak Dikenal

Ketika Mahesa mengungkapkan bahwa ia mengidap prosopagnosia, ketidakmampuan mengenali waja ...

Rumah Rahasia Reza

Di balik rumah-rumah rahasia Reza, satu pintu belum pernah dibuka. Sampai sekarang. ...

Bisikan Lada

Kejadian pagi tadi membuat heboh warga sekitar. Penemuan tiga mayat pemuda yang diketahui ...

Cahaya Menembus Semesta

Manusia tidak akan mampu hidup sendiri, mereka membutuhkan teman. Sebab dengan pertemanan, ...

Coincidence Twist

Kejadian sederhana yang tak pernah terpikirkan sedikitpun oleh Sera menyeretnya pada hal-h ...

Aru Dan Memoar Yang Hilang

Manusia bisa lebih berbahaya dari makhluk apa pun di alam ini. Bertahun-tahun lalu, manusi ...

Download Titik & Koma