Sinopsis
Perlahan keadaan mulai berubah. Pertemuan-pertemuan sederhana, duduk berdekatan , atau sekadar berbagi tawa di ruang guru—menjadi jejak kecil yang tak mudah terhapus. Dari hal-hal biasa itu, tumbuh sebuah kedekatan yang tak pernah benar-benar terucap, namun terus terasa.
Di balik canda dan percakapan singkat, ada getar yang menumbuhkan harapan, meski hati tahu ada batas yang tak bisa dilewati. Hingga akhirnya, bisikan perpisahan mulai terdengar. Kenangan sederhana menjelma menjadi sesuatu yang sulit dilepaskan, meninggalkan ruang kosong yang perlahan dipenuhi rindu.
Other Stories
Sudut Pandang
Hidup terasa sempit?Mungkin bukan masalahnya yang terlalu besar,tapi carapandangmu yang te ...
Don't Touch Me
Malam pukul 19.30 di Jakarta. Setelah melaksanakan salat isya dan tadarusan. Ken, Inaya, ...
Haura
Laki-laki itu teringat masa kecil Haura yang berbakat, berprestasi, dan gemar berpuisi, na ...
The Last Escape
The Last Escape, Berawal dari rencana liburan oleh 15 sekawan dari satu universitas, untuk ...
Institut Tambal Sains
Faris seorang mahasiswa tingkat akhir sudah 7 tahun kuliah belum lulus dari kampusnya. Ia ...
After Honeymoon
Sama-sama tengah menyembuhkan rasa sakit hati, bertemu dengan nuansa Pulau Dewata yang sel ...