Sinopsis
Fatimah, seorang gadis sederhana asal Jakarta, tidak pernah menyangka bahwa sujud-sujud panjangnya akan membawa ia terbang sejauh 9.000 kilometer menuju Istanbul. Berbekal beasiswa arsitektur, ia menapakkan kaki di Turki.
Namun, Istanbul bukan sekadar kota dengan menara-menara megah. Di balik dinginnya angin musim gugur dan megahnya Masjid Büyük Çamlıca, Fatimah dipertemukan dengan Emir, seorang arsitek muda lokal yang menyimpan luka masa lalu di balik ketenangannya. Pertemuan tak sengaja di pelataran masjid membawa mereka ke dalam sebuah ikatan yang menguji batasan antara ambisi, ketaatan, dan rasa yang tak seharusnya tumbuh sebelum waktunya.
Akankah cahaya dari menara Çamlıca menjadi petunjuk jalan pulang, atau justru menjadi titik awal pengabdiannya di negeri dua benua?
Other Stories
Mentari Dalam Melody
Tara berbeda dengan Gilang, saudaranya. Jika Gilang jadi kebanggaan orang tua, Tara justru ...
Metafora Diri
Cerita ini berkisah tentang seorang wanita yang mengalami metafora sejenak ia masih kanak- ...
Kado Dari Dunia Lain
"Jika Kebahagiaan itu bisa dibeli, maka aku akan membelinya." Di tengah kondisi hidup Yur ...
November Kelabu
Veya hanya butuh pengakuan, sepercik perhatian, dan seulas senyum dari orang yang seharusn ...
The Labsky
Keyra Shifa, penggemar berat kisah detektif, membentuk tim bernama *The Labsky* bersama An ...
Lombok, Tempat Aku Belajar Melepaskan
Rara menghabiskan liburan sekolahnya di Lombok bersama kakak pertamanya yang telah menikah ...