Sinopsis
Kadang, cerita liburan tak selalu berakhir indah. Musim panas tahun lalu di Malang, Tama menyisahkan sebuah cerita yang belum selesai. Sepotong gelang hitam di lengan kanan dan sebuah perasaan yang belum tuntas. Bersama Jingga—gadis sastra yang merasa asing di kotanya sendiri—Tama menemukan kehangatan di kota yang dingin itu.
Satu tahun kemudian, Tama kembali untuk menepati janji itu. Namun, di kedai yang sama, Tama hanya mendapati kabar kematian dan sebuah buku berisi puisi yang familiar. Kini, Tama harus menyadari bahwa liburannya ke Malang kali ini bukanlah untuk menjemput Jingga, melainkan untuk mendekap sunyi dan belajar merelakan sebuah akhir yang tak pernah sempat Tama tulis sendiri.
Other Stories
Itsbat Cinta
Hayati memulai pagi dengan senyum, mencoba mengusir jenuh dan resah yang menghinggapi hati ...
Separuh Dzarrah
Dzarrah berarti sesuatu yang kecil, namun kebaikan atau keburukan sekecil apapun jangan di ...
Dua Mata Saya ( Halusinada )
Raihan berendam di bak mandi yang sudah terisi air hangat itu, dikelilingi busa berlimpah. ...
Mauren, Lupakan Masa Lalu
“Nico bangun Sayang ... kita mulai semuanya dari awal anggap kita mengenal pribadi ya ...
Menolak Jatuh Cinta
Rasa aneh sudah sembilan bulan lenyap, ntah mengapa kini kembali menyusup di sudut hatik ...
Pahlawan Revolusi
tes upload cerita jgn di publish ...