Sinopsis
Cinta pertama yang melukis warna
Namun, mengapa ada warna-warna kelabu yang mengikuti?
Mengapa hati terasa kosong?
Padahal sebelumnya begitu padat dengan cinta
Mengapa hati terasa rapuh?
Padahal sebelumnya begitu kokoh dan mengokohkan
Mengapa jiwa terasa sepi?
Padahal sebelumnya langkah ini pengusir senyap
Mengapa jiwa merasa tersisih?
Padahal sebelumnya, senyum ini paling berharga
Mengapa, harus ada dia yang merampas tempat?
Padahal dia tak sempurna mendengar dan tak mampu bicara dengan
lancar
Kini, ada cermin tepat di hadapanku…
Betapa kusut masai diri, betapa pilu guratan wajah ini
Laki-laki tampan itu ternyata tidak pernah pergi
Buah hatiku ternyata tidak pernah menggantikan tempatku dengan ibu
lain
Laki-laki kecil itu, ternyata memberhargakanku
Wanita yang tak bicara itu, tetap menaruh hormat padaku
Cinta yang dia tanam tak bergeming, masih sama seperti saat kuraih
tangannya dari luka
Ahhhhhh, mengapa cinta itu kembali menerangi saat senja tiba menjemput
pulang…
Other Stories
Cinta Dibalik Rasa
Cukup lama menunggu, akhirnya pramusaji kekar itu datang mengantar kopi pesananku tadi. ...
Filosofi Sampah (catatan Seorang Pemulung)
Samsuri, seorang pemulung yang kehilangan istri dan anaknya akibat tragedi masa lalu, menj ...
Warung Kopi Reformasi
Di sebuah warung kopi sederhana di pinggir alun-alun Garut tahun 1998, hidup berjalan deng ...
Sweet Haunt
Di sebuah rumah kos tua penuh mitos, seorang mahasiswi pendiam tanpa sengaja berbagi kamar ...
Deska
Perlahan keadaan mulai berubah. Pertemuan-pertemuan sederhana, duduk berdekatan , atau sek ...