1. Galau
Marthy merenungkan semua cerita cinta mereka, Edo yang tadinya manis tiba-tiba berubah acuh tak acuh. Apa ada kaitannya dengan uang sembilan juta yang Marthy tidak berikan? Edo yang biasanya menjawab ‘I love you too’ saat Marthy menulis ‘I love you’ berubah dengan menjawab hanya ‘terima kasih’ ketika Marthy menulis ‘I love you’. Ada apakah?
Edo yang menghindar saat mereka Whatsapp-an bahkan menutup jendela WA-nya ketika Marthy masih mengetik. Edo yang masih mencari-cari teman perempuan di sosial media. Edo yang seringkali hilang saat biasanya setia menunggu Marthy menghubungi.
“Bismillahirrahmanirrahim…” Marthy mengambil keputusan final.
“Edo yang aku sayang, alasanmu tidak masuk akal mengatakan kamu sedang fokus mencari nafkah, kamu sedang nganggur di Batam dan aku mengajak kamu di Jakarta mencari nafkah dengan penjelasan yang sudah berkali-kali aku sampaikan!”
“Aku menyadari mungkin ada hal-hal yang membuat kamu tidak sesayang dulu di awal-awal, yang aku tahu kamu berubah.”
“Tidak banyak perempuan yang sayang pada seorang laki-laki lalu mau mengorbankan banyak hal, tetapi sudahlah, ini jawaban dari Allah bahwa aku tidak baik untukmu dan sebaliknya.”
“Bye Edo, menyesal itu belakangan!”
Keputusan itu dia sampaikan dengan ikhlas dan yakin bahwa Allah sudah memberikan petunjuk yang benar pada Marthy, Marthy jadi ingat berkali-kali Edo bilang padanya.
“Sayang, aku scammer bukan sih?”
Saat itu Marthy menjawab, “Tidak mungkin kamu scammer, Sayang, kamu orang yang aku sayangi dan kamu laki-laki baik.”
Tetapi sekarang setelah semua terjadi, Marthy hanya bisa bilang, “Alhamdulillah aku lepas dari seorang laki-laki yang bisa jadi scammer, tetapi karena aku cinta dia, aku tidak menyadarinya.”
Saat salat subuh baru saja Marthy mengulang rasa syukurnya, “Ya Rabb… terima kasih sudah memberi petunjuk siapa itu Edo, alhamdulillah wa syukurillah. Rasa yang tadinya serasa sembilu menghujam tiba-tiba sirna Ya Allah, Edo tidak akan membuatku sakit. Engkau telah menyelamatkanku ya Allah Yang Maha Baik.”
Other Stories
First Snow At Laiden
Bunda Diftri mendidik Naomi dengan keras demi disiplin renang. Naomi sayang padanya, tapi ...
Harapan Dalam Sisa Senja
Apa yang akan dalam pikiran ketika dinyatakan memiliki penyakit kronis? Ketika hidup berg ...
Cinta Dibalik Rasa
Cukup lama menunggu, akhirnya pramusaji kekar itu datang mengantar kopi pesananku tadi. ...
Harapan Dalam Sisa Senja
Apa yang akan dalam pikiran ketika dinyatakan memiliki penyakit kronis? Ketika hidup berg ...
Kating Modus!
Kisah seorang pemuda yang mengikuti organisasi internal di kampusnya. Ia diberi mandat ole ...
Don't Touch Me
Malam pukul 19.30 di Jakarta. Setelah melaksanakan salat isya dan tadarusan. Ken, Inaya, ...