Sinopsis
Kesalahan langkah Joylin dalam membina bahtera rumah tangga menjadi titik kulminasi bagi terciptanya hari-hari kelabu yang mau tak mau harus ia lewati. Masa kehamilan yang seharusnya membutuhkan perhatian yang lebih dari seorang suami, nyatanya harus Joylin jalani dengan makan hati. Sebab Amar, suaminya, lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mencumbui botol-botol minuman keras. Serasa sudah jatuh masih tertimpa tangga. Kiranya roda nasib sedang mempermainkan keluarganya. Di saat usianya baru menginjak 25 tahun, kekayaan orang tua yang dulu sempat dibanggakannya, sekarang mulai berada di ambang kebangkrutan. Joylin pun berusaha mencari pekerjaan, karena tidak mungkin lagi mengandalkan Amar yang sudah tidak peduli dengannya. Saat bertemu sahabat lamanya, Joylin dapat tawaran bekerja di sebuah klub malam. Ia ragu, setelah sekian lama berusaha meninggalkan kehidupan dunia malam yang penuh lumpur dosa itu, haruskah Joylin kembali lagi menerjuninya?
Other Stories
Makna Dibalik Kalimat (never Ending)
Rangkaian huruf yang menjadi kata. Rangkaian kata yang menjadi kalimat. Kalimat yang mungk ...
Cinta Koma
Cinta ini tak tahu sampai kapan akan bertahan. Jika semesta tak mempertemukan kita, biarla ...
Cinta Di 7 Keajaiban Dunia
Malam yang sunyi aku duduk seorang diri. Duduk terdiam tanpa teman di hati. Kuterdiam me ...
Mauren, Lupakan Masa Lalu
“Nico bangun Sayang ... kita mulai semuanya dari awal anggap kita mengenal pribadi ya ...
Tilawah Hati
Terinspirasi tilawah gurunya, Pak Ridwan, Wina bertekad menjadi guru Agama Islam. Meski be ...
Kuraih Mimpiku
Edo, Denny,Ringo,Sonny,Dito adalah sekumpulan anak band yang digandrungi kawula muda. Kema ...