1. Hati-hati, Ra
“KKN itu Ra bukan hanya Kuliah Kerja Nyata, bisa jadi Kisah Kasih Nyata ....” (Iren)
“Dara jangan lupa bawa antiseptik, obat-obatan, minyak kayu putih, minyak tawon, madu, sabun mendingan antiseptik juga deh agar gak gatel-gatel mandi air di desa. Terus juga pelembap, body lotion, lotion anti nyamuk biar gak digigit nyamuk dan perlengkapan mandi yang agak banyakan jauh dari mana-mana soalnya tempat kamu KKN. Terus ingat jangan jauh-jauh dari kelompok kamu dan ingat ya jangan punya teman dekat yang beda agama!” suara mama di telepon terdengar tanpa jeda.
Dara maklum dirinya baru pertama kali akan tinggal lama di daerah yang sepertinya terdengar horor. Desa Dukun sebuah kecamatan yang terletak di kaki Gunung Merapi. Ya semester VII ini dirinya harus mengikuti Kuliah Kerja Nyata sebagai salah satu syarat untuk bisa wisuda. Tiga bulan bukan waktu yang pendek, membuat mamanya merasa was-was dengan putri semata wayangnya yang akan membaktikan dirinya di desa yang belum jelas medannya. Pastinya salah satu desa yang terpencil bisa jadi masih belum ada prasarana yang layak untuk kehidupan sehari-hari seperti kamar mandi lengkap dengan MCK-nya. Air bersih yang layak untuk kesehatan, rumah, tempat istirahat, penduduknya, dan banyak hal yang membuat mama Rahma terus mengingatkan Dara hal apa saja yang wajib dibawa. Kalau perlu mungkin sekalian kasur kalau diizinkan pihak universitas.
Mama Rahma lupa kalau KKN itu bukan ajang menyiksa mahasiswa bahkan sebaliknya agar mahasiswa itu melihat bahwa setelah mereka lulus jangan terlalu berpikiran hedonis, bekerja di tempat yang selalu elite, bersih, dengan alat-alat canggih modern. Bukan! Bukan itu maksudnya tentu saja! Sah-sah saja mahasiswa dan orang tuanya berharap setelah wisuda langsung penempatan tempat yang serba nyaman dan enak. Dan KKN membuka mata bahwa setelah lulus bisa jadi kita akan bekerja sebagai pengabdian ke daerah-daerah yang mungkin jauh lebih terpencil dari Desa Dukun tempat Dara akan menjalankan 3 bulan KKN.
Sejujurnya dalam benak Dara pun ada rasa penolakan tapi mengingat bahwa nilai dari KKN diperlukan untuk prasyarat wisuda mau tidak mau dia harus melewati masa ini.
“Awas loh KKN itu bukan hanya Kuliah Kerja Nyata, tapi hmmm banyak loh yang terlibat jadi cinlok alias cinta lokasi,” goda Iren sahabat kostannya yang tidak bisa ambil program KKN saat ini, karena Iren yang di fakultas Hubungan Internasional masih ada beberapa mata kuliah yang tidak lulus.
“Maksudnya apa nih Ren?” tanya Dara tidak paham dengan ungkapan sahabatnya barusan.
“Iyaah gitu banyak yang KKN jadinya Kisah Kasih Nyata Ra, kamu hati-hati loh jangan sampai Firman marah karena bisa jadi kamu akan dekat dengan salah satu peserta KKN yang ada di kelompok kamu,” terang Iren memperingatkan dan sekaligus mengingatkan hubungan dirinya dengan Firman yang sudah terjaga setahun ini.
Bayangan Firman jadi berkelebat di benak Dara, cowoknya yang sabar, penyayang, tidak suka macam-macam, banyak membantunya dalam mengejar IPK diatas tiga, aktif dalam kegiatan koperasi mahasiswa, dan selalu setia mengawal dirinya kemana-mana.
“Mana bisa aku jatuh hati sama orang lain Ren, Firman sudah sangat baik dan menyayangiku. Gak mungkinlah semudah itu aku akan berpaling!” Dara mencoba jujur dan entah kenapa ada rasa khawatir menjalari hatinya.
Dara tidak yakin juga akan dirinya sendiri, menurut dia terkadang rasa cinta itu datang tak terduga. Spontan dan tak bisa dibendung dan setia itu hal yang sulit dan baru teruji jika berhasil melewati godaan yang membuat cinta itu bisa saja berpaling. Sejujurnya Dara belum bisa menjamin hatinya sepenuhnya akan berakhir pada Firman. Entahlah ... kejadian-kejadian keluarganya yang kerap ribut membuat dirinya terkadang merasa aneh dengan apa yang dinamakan cinta dan kesetiaan.
Mama dan papanya kerap ribut dan ini mengusik hatinya, seakan tak ada cinta sejati dan tak ada kesetiaan murni dalam hidup ini. Cinta sejati itu mungkin tersisa saat kita sudah sangat lelah dan tidak bisa menemukan cinta yang lebih membuat diri ini seakan lebih bersemangat dan setia itu untuk abadi jika kita pun sudah tak ada pilihan dengan yang lainnya atau memang kita benar-benar sudah tidak bisa jatuh hati pada orang lain. Dan kapankah rasa itu? Sepertinya setiap orang tak bisa menjawab dengan pasti!
Other Stories
Bad Close Friend
Denta, siswa SMA 91 Cirebon yang urakan dan suka tawuran, tak pernah merasa cocok berteman ...
Cinta Bukan Ramalan Bintang
Valen sadar Narian tidak pernah menganggap dirinya lebih selain sahabat, setahun kedekat ...
Deska
Perlahan keadaan mulai berubah. Pertemuan-pertemuan sederhana, duduk berdekatan , atau sek ...
Love Of The Death
Cowok itu tak berani menatap wajah gadis di sampingnya. Pandangannya masih menatap pada ...
Sayonara ( Halusinada )
Raga berlari di tengah malam, tanpa sekalipun menengok ke belakang. Ia kelalahan hingga te ...
Dia Bukan Dia
Sebuah pengkhianatan yang jauh lebih gelap dari perselingkuhan biasa. Malam itu, di tengah ...