Deska

Reads
7.8K
Votes
1
Parts
27
Vote
Report
Penulis Pale

Prolog

Hari pertama selalu menyimpan sesuatu degup yang berbeda, langkah yang lebih hati-hati, dan pandangan yang terus mencari arah.

Aku menatap ruang guru untuk pertama kalinya. Meja-meja dengan tumpukan buku, papan tulis penuh catatan, dan jam dinding yang berdetak pelan seakan menegaskan “Inilah langkah selanjutnya yang harus kau jalani.” Aku hanya duduk di kursi kosong, mencoba menenangkan diri, sambil membaca nama-nama di jadwal mengajar yang baru kubuka. Semuanya terasa wajar, datar, bahkan hambar.

Aku tidak tahu bahwa yang tampak biasa itu, ada sesuatu yang kelak akan mengubah banyak hal dalam hidupku. Sebuah perasaan yang awalnya begitu samar, hampir tidak kusadari, tapi kemudian menjadi cahaya yang selalu kutemukan di sela rutinitas.

Dan di sinilah kisah itu dimulai dari pertemuan-pertemuan kecil yang sederhana, yang perlahan menjelma menjadi sesuatu yang jauh lebih besar dari sekadar kebetulan.



Other Stories
Seratus Juta Untuk Sebuah Restu

Sudah tiga tahun Nadia tidak pulang saat libur lebaran. Bukan karena sibuk. Bukan karena l ...

Liburan Di Pulau Terpilih

Setelah putus cinta yang menghancurkan, Anna Mariana mencoba menjalani hari-harinya dalam ...

Rumah Malaikat

Alex, guru pengganti di panti Rumah Malaikat, diteror kejadian misterius dan menemukan aja ...

Koper Coklat Ibu

Bagi Arini, Yogyakarta bukan lagi tempat untuk pulang, melainkan ruang bawah tanah yang ia ...

Mimi & Peri

Mimi, seorang gadis pecinta alam dari pesisir Bali, menghabiskan liburan sekolahnya di Flo ...

Cinta Buta

Marthy jatuh cinta pada Edo yang dikenalnya lewat media sosial dan rela berkorban meski be ...

Download Titik & Koma