Terlupakan

Reads
5.3K
Votes
0
Parts
24
Vote
Report
Penulis Nenny Makmun

9. Promotion

Ada rasa rindu yang begitu menggebu tapi hati hanya bisa memendam. Bukan pertemuan saja yang memupuk keindahan. Saat kata terurai dalam rangkaian kalimat yang membuat hati berdegup lebih kencang, senyum mengembang dan pipi merona merah jambu. Di situlah cinta mulai hadir, tidak pernah diundang dengan sengaja, walau kadang saling membisu hanya kata-kata yang mengisyaratkan sebuah keterkaitan yang sulit diungkap.
Tiga bulan berlalu dari interview dengan Pras, hanya SMS yang menjadi penghubung dua hati yang saling menyimpan rasa yang berbeda, walau masih sangat sulit terungkap.
Jelang tidur malam seperti pertama kali mereka bertemu, selalu terkirim WA yang membuat Pras dan Gadis merasa dekat. Bahkan Gadis sempat bertanya banyak tentang background, kehidupan keseharian, dan keluarga besar Pras untuk bahan-bahan penulisan tentang dirinya.
Ternyata penulisan tentang Pras memang menaikan jumlah majalah Fragmen melonjak drastis, bahkan ada beberapa wartawan yang salut dengan Gadis yang akhirnya bisa menaklukan sang introvert yang jenius dengan foto-foto bidikannya tapi tidak pernah mau terbuka siapa dia.
“Gadis, selamat ya … sesuai janji Bapak karena kamu bekerja dengan sangat maksimal Bahkan repotase kamu tentang FA yang selama ini dianggap orang tersombong membuat oplah penjualan majalah kita meningkat di pasaran 30% dan mengangkat majalah Fragmen menjadi malah ter up-to date beritanya. Kamu berhak promosi menjadi Asistan Manager … selamat ya … siap-siap minggu depan di acara gathering akan diumumkan resmi,” Pak Santo menyalami Gadis yang tampak sangat bahagia.
“Terimakasih Pak Santo, terima kasih atas kesempatan dan kepercayaannya. Saya janji akan bekerja lebih keras lagi,” Gadis membalas jabat tangan pak Santo dengan riang.
***
Tanpa Gadis sadari ada sepasang mata yang tidak suka akan keberhasilannya, laki-laki itu Boy. Sejak mengenal Pras, Gadis banyak berubah. Memang awalnya Boy yakin sekali kalau Gadis hanya akan menjebak Pras agar bisa dekat dengannya agar mendapat berita-berita exclusive up to date tentangnya.
Boy yakin Pras akan dicampakan seperti laki-laki sebelumnya yang Gadis dekati tapi hanya untuk mengejar materi, ah Boy tersadar diapun hanya kacung kampret yang mengikuti kemana Gadis mencari berita sebagai fotografer setiap liputannya dan sekarang hasilnya apa? Gadis yang mendapat promosi dan karirnya melejit meninggalkan dirinya yang lebih lama bekerja di majalah Fragment.
Bahkan untuk sekedar mengingat dirinya di tengah-tengah kebahagiannya pun tak ada. Boy tahu Gadis sedang sibuk WA dengan Prasetyo, pasti mengabarkan promosinya yang secara tidak langsung karena kebaikan Pras diekspos berita tentang dirinya.
***
WA Gadis, “Mas Pras … finally aku dapat promosi setelah, terima kasih Mas Pras ini semua karena bantuan Mas.”
WA Pras, “Selamat yah, hmmm boleh nggak aku traktir kesuksesan kamu Dis, malam ini aku punya tempat special banget menu dan suasananya?”
WA Gadis, “Hmmm mau nggak ya?”
WA Pras, “Please … just dinner, abis itu akan aku tunjukan sesuatu yang perlu kamu tahu?”
Wajah Gadis memanas, “Mas Pras tanpa kamu menjanjikan embel-embel menunjukan sesuatu sebenarnya aku sudah ingin menjawab ajakanmu langsung dengan YA !! tapi aku ingin kamu mengejarku.”
WA Gadis, “Demi Mas Pras yang baik, masak Gadis tega menolak. Kita ketemu di mana?”
WA Pras,” Aku jemput di ujung jalan Gang Pahlawan tempat biasa kamu mengejar bus Mayasari saat pagi berangkat kantor, pukul 19.00 OK”
Gadis menautkan alisnya, “Kok tahu ya setiap pagi aku menunggu bus Mayasari di ujung jalan setelah gang Pahlawan?”
WA Gadis, “OK see you “
WA Pras, “cu Jelita.”
Gadis tersenyum merekah, walau beberapa kali WA Pras memanggilnya Jelita.

Other Stories
Jaki & Centong Nasi Mamak

Jaki, pria 27 tahun. Setiap hari harus menerima pentungan centong nasi di kepalanya gara-g ...

Cinta Harus Bahagia

Seorang kakak yang harus membesarkan adiknya karena kematian mendadak kedua orangtuanya, b ...

After Honeymoon

Sama-sama tengah menyembuhkan rasa sakit hati, bertemu dengan nuansa Pulau Dewata yang sel ...

Hujan Yang Tak Dirindukan

Mereka perempuan-perempuan kekar negeri ini. Bertudung kain lusuh, berbalut baju penuh n ...

Cinta Rasa Kopi

Kesalahan langkah Joylin dalam membina bahtera rumah tangga menjadi titik kulminasi bagi t ...

Waktu Tambahan

Seorang mantan pesepakbola tua yang karirnya sudah redup, berkesempatan untuk melatih seke ...

Download Titik & Koma