Terlupakan

Reads
5.3K
Votes
0
Parts
24
Vote
Report
Penulis Nenny Makmun

14. Shocked

“Om tertarik untuk membeli mobil?”
“Hmm ya saya tertarik untuk putra saya,” kata bapak berwajah simpatik.
Semua begitu cepat pendekatan yang intensif karena Gadis dikejar target, om Ranu juga tertarik dengan cara promosi yang dilakukan oleh Gadis yang cerdas, cepat dan memuaskan.
Setelah proses jual beli selesai, hubungan pertemanan terjalin dengan baik. Bahkan Gadis selalu menjadi tempat curhat Om Ranu yang kadang merasa kesepian karena isterinya sibuk dengan dunia karir politiknya.
Juga rasa frustasi karena memiliki anak yang cacatpun sempat dia ceritakan pada Gadis, hanya saja Gadis selalu menggunakan teori rasional bukan hati. Tidak pernah Gadis mencoba menyentuhkan hatinya untuk hal-hal sentimentil, kalaupun customer nya berharap begitu Gadis hanya menyeimbangkan untuk menjaga hati dan kepentingan yang di dapat secara materi.
Sampai akhirnya Om Ranu dengan gampang memberikan sejumlah uang, perhiasan atau barang oleh-oleh kalau pas tugas ke luar negeri untuknya. Tapi tetap tidak bisa menyentuh apa pun dalam diri Gadis. Gadis selalu mem protect dirinya.
Ada rasa kesal yang tersirat dari wajah Om Ranu di suatu hari, karena Om Ranu kesal dengan Gadis yang diajak untuk menjadi isteri kedua atau simpanan selalu mengelak. Gadis selalu membuat hatinya resah, Om Ranu digantung perasaannya antara ditolak dan diterima, saat bersamaan entah Mama Shinta tahu dari mana hubungan mereka yang tercium.
Saat sedang makan malam di sebuah restauran, Om Ranu tidak bisa berkutik apa pun ketika mereka tertangkap basah menghabiskan makan malam bersama.
Sudah bukan hal yang luar biasa bagi Gadis disemprot di tengah kencannya, karena memang Gadis tidak pernah menutup-nutupi jalan dengan siapa pun.
“Ohhh ini cewek penggoda yang sudah menghabiskan berpuluh juta uang Papa, dasar cewek murahan!” saat Mama Shinta akan menamparnya, Papa Ranu mencegahnya dan membuat mama semakin kesal.
Gadis tetap dengan anggun dan tenang, “Maaf saya bukan gadis murahan seperti Nyonya sangka, coba tanya pada suami anda! Siapa yang mengajak untuk menjadi isteri kedua? Siapa yang murahan? Dan terus terang detik ini juga saya katakan, saya menolak ajakannya! Permisi dan jangan pernah ganggu hidup saya.”
Selalu ada alasan untuk meninggalkan para laki-laki yang telah diperas dengan indah. Gadis merasa lega terlepas dari buaya tua yang dia anggap sudah saatnya ditinggalkan karena permintaannya yang jelas-jelas bertentangan dengan hatinya. Bagaimanapun Gadis akan menikah dengan pria yang memang bisa membawanya dalam kedamaian dan mampu membuat hatinya tercuri tanpa ada syarat.
Bukankah cinta hakikatnya menerima tanpa syarat?
***
“Pah Mah ada apa sih? Kok lihat Gadis langsung naik pitam semua.
“Pras sepertinya aku memang tidak tepat berada di sini, aku minta maaf … aku naik taksi saja,” Gadis langsung membalikan badan dan berlari.
Sekuat tenaga tidak menangis di tempat, Gadis selalu tegar apa pun yang terjadi. Tapi kali ini sangat menyakitkan, bagai karma yang perlahan menghampirinya. Gadis yakin hatinya begitu mencintai Pras antara kagum, kasihan atau karena memang cinta semua bercampur aduk.
“Dis, tunggu! Aku antar!” Pras berteriak tapi tidak sanggup mengejar Gadis berbalik dan berlari cepat.
Setelah Gadis berlalu, seperti sidang keluarga. Papa dan mama menceritakan semua hal yang pernah terjadi beberapa tahun pertengkaran-pertengkaran, keributan malam hari dan masing-masing ingin bercerai tapi setelah dipikir ulang tidak terjadi semua adalah gara-gara Gadis.
“Gadis … aku tahu kalau masa lalu kamu yang kelam, tapi aku sudah berjanji apa pun yang lalu adalah lalu. Tapi sekarang aku dihadapkan sebuah kenyataan ternyata yang menjadi korban masa lalumu adalah orang tuaku sendiri. Ada sakit terbesit karena aku adalah anak mereka. Kalau adalah wanita yang sempurna sejak pertama aku melihatmu … aku tak mampu menghadapi semua, hanya bersamamu aku ingin menghadapi semua ini … masih bisakah?
Jelas mama dan papa mengultimatum kalau tidak akan pernah menerima Gadis masuk dalam lingkungan mereka, apalagi menjadi menantu buat Pras putra semata wayang mereka.
“Sudah Pras! Masih banyak wanita yang bermoral baik yang layak menjadi pasangan hidup! Jelas bukan Gadis! Dia telah rusak! Terlalu banyak kerusakan yang dia buat. Kamu hanya akan merana mencintainya karena setelah apa yang dia raih maka kamu juga akan dibuang begitu saja! Contohnya nggak usah jauh-jauh! Nih Papa kamu yang sudah tergila-gila sampai apa pun buat dia bahkan Mama saja sudah mau dicerai saja!” Mama Shinta masih geram mengingat semuanya, harga dirinya yang merasa diinjak-injak cewek ingusan dan murahan membuat dendam sampai akhir hayat.
“Sudahlah Mah, kasihan Pras. Apa yang Mama mu barusan katakan benar adanya Pras. Tapi selalu ada alasan mengapa Papa, Gadis, Mama juga kamu dalam melakukan sesuatu. Hmm seperti Papa yang akui terpesona dari awal kelembutan dan kebaikan Gadis. Pada dasarnya Gadis baik! Hanya saja beban yang dia pikul untuk menghidupi keluarganya yang membuat dia harus bersikap seperti itu. Tapi Papa salut dia sangat konsisten dan pintar. Buktinya lamaran papa dia tolak tegas di depan Mama.”
“Alllaaaah Papa masih saja ngebelain cewek miskin dan nakal itu!” Mama tampak tidak terima Papa Ranu membela Gadis.
Pras kembali ke kamarnya, satu-satu tempat yang paling bisa menenangkan. Masih tercium harum minyak wangi Gadis yang melekat, tadi sebelum turun dari mobil Pras sempat memeluknya, entahlah kenapa mereka berpelukan cukup lama.
Apakah ini pelukan terakhir karena setelah ini Gadis tidak mungkin mau lagi mengganggunya. Pras yakin Gadis akan meninggalkannya melihat penghinaan yang begitu dalam dia terima.

Other Stories
Jodoh Nyasar Alina

Alina, si sarjana dari Eropa, pulang kampung cuma gara-gara restu Nyak-nya. Nggak bisa ker ...

Kala Cinta Di Dermaga

Saat hatimu patah, di mana kamu akan berlabuh? Bagi Gisel, jawabannya adalah dermaga tua y ...

Yume Tourou (lentera Mimpi)

Kanzaki Suraha, seorang Shinigami, bertugas menjemput arwah yang terjerumus iblis. Namun i ...

Pesan Dari Hati

Riri hanya ingin kejujuran. Melihat Jo dan Sara masih mesra meski katanya sudah putus, ia ...

Bisikan Lada

Tiga pemuda nekat melanggar larangan sesepuh demi membuktikan mitos, namun justru mengalam ...

Sebelum Ya

Hidup adalah proses menuju pencapaian, seperti alif menuju ya. Kesalahan wajar terjadi, na ...

Download Titik & Koma