Sesaat
“So I would like to thank you for your love, as i definitely also feel the same way to you ... I even mad about you.”
Kamu adalah hujan yang menguarkan petrikor yang selalu membayangi setelah aku memutuskan dirimu dengan alasan yang sulit aku ungkapkan.
Other Stories
Haruskah Bertemu?
Aku bertemu dengan wanita di gerbong yang sama dengan satu kursi juga. Dia sangat riang se ...
Metafora Diri
Cerita ini berkisah tentang seorang wanita yang mengalami metafora sejenak ia masih kanak- ...
Melodi Nada
Dua gadis kakak beradik dari sebuah desa yang memiliki mimpi tampil dipanggung impian. Mer ...
Adam & Hawa
Adam mencintai Hawa yang cantik, cerdas, dan sederhana, namun hubungan mereka terhalang ad ...
Desa Seribu Sesajen
"Sukma yang datang, sukma yang pulang sebagai persembahan." Liburan semester enam mahasis ...
Uap Dari Panas Bumi
Liburan seharusnya menjadi pelarian paling menyenangkan bagi Aluna. Setelah berbulan-bulan ...