Sinopsis
"Sukma yang datang, sukma yang pulang sebagai persembahan."
Liburan semester enam mahasiswa ke Desa Sukma Mulya yang eksotis berubah menjadi horor saat mereka menyadari ribuan sesajen di sana bukanlah sekadar tradisi, melainkan peringatan. Di balik keindahan kabut pagi, tersembunyi ritual mistis yang menuntut nyawa demi kesuburan tanah.
Ketika aroma misterius "Tulang Wangi" mulai tercium. Mereka menyadari bahwa mereka bukanlah turis, melainkan hidangan utama dalam sebuah perjamuan terlarang. Mereka harus berpacu dengan bayangan matahari yang kian memendek; memutus kutukan itu sekarang atau terjebak menjadi sesajen abadi.
Karena di Desa Sukma Mulya, tidak ada yang benar-benar bisa pulang dengan sukma yang utuh.
Other Stories
Balada Cinta Kamaliah
Badannya jungkir balik di udara dan akhirnya menyentuh tanah. Sebuah bambu ukuran satu m ...
Cahaya Di Ujung Mihrab
Amara adalah seorang wanita yang terjebak dalam gemerlap dunia malam yang hampa, hingga se ...
Cuti Untuk Pikiran
Kamu mungkin tidak kekurangan tempat untuk dituju, tapi sering kekurangan ruang untuk bena ...
Bali Before Sun Set
Perjalanan di pulau dewata tak hanya menyajikan sesuatu yang amat indah untuk di pandang t ...
Terlupakan
Pras, fotografer berbakat namun pemalu, jatuh hati pada Gadis, seorang reporter. Gadis mem ...
Mauren Lupakan Masa Lalu
Mauren menolak urusan cinta karena trauma keluarga dan nyaman dengan tampilannya yang mask ...