Maaf Diterima
“Aku yang harusnya minta maaf.”
Sebenarnya aku sudah tak ingin ada lagi amarah di antara kita, sudah cukup melelahkan apa yang kita lewati, aku hanya ingin bersadar sejenak dan mengungkapkan betapa cinta itu selalu ada dan begitu ingin memilikinya.
Hanya saja aku tak akan pernah bisa memilikimu yang aku tahu dari awal aku jatuh hati dan membiarkan perasaan itu larut bersama kepahitan yang harus aku terima.
Tahukah kamu aku selalu menerimanya manis pahit yang ada?
Other Stories
Kastil Piano
Kastil Piano. Sebuah benda transparan mirip bangunan kastil kuno yang di dalamnya terdapat ...
Dante Fairy Tale
“Dante! Ayo bangun, Sayang. Kamu bisa terlambat ke sekolah!” kata seorang wanita ge ...
Perpustakaan Berdarah
Segala sumpah serapah memenuhi isi hati Gina. Tatapan matanya penuh dendam. Bisikan-bisika ...
Kala Cinta Di Dermaga
Saat hatimu patah, di mana kamu akan berlabuh? Bagi Gisel, jawabannya adalah dermaga tua y ...
Menolak Jatuh Cinta
Rasa aneh sudah sembilan bulan lenyap, ntah mengapa kini kembali menyusup di sudut hatik ...
Institut Tambal Sains
Faris seorang mahasiswa tingkat akhir sudah 7 tahun kuliah belum lulus dari kampusnya. Ia ...